Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Program MBG di Tangerang Libatkan 11 Napi Lapas Relawan Cuci Ompreng

Program MBG di Tangerang Libatkan 11 Napi Lapas Relawan Cuci Ompreng

Program MBG di Tangerang melibatkan napi Lapas mencuci ompreng di dapur SPPG Babakan.--

TANGERANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Program Makan Bergizi Gratis melibatkan 11 narapidana Lapas Kelas 1 Tangerang sebagai relawan pencuci ompreng di dapur SPPG Babakan, Jumat 24 April 2026.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Babakan Kota Tangerang Banten menempatkan warga binaan yang telah mendapat remisi untuk membantu operasional dapur.


Mini Kidi Wipes.--

Selain itu, para warga binaan hanya bertugas mencuci ompreng tanpa terlibat dalam proses pengolahan makanan dan seluruh aktivitas diawasi petugas Lapas.

Head Chef dapur SPPG Babakan Chef Kuming menjelaskan kerja sama dilakukan melalui proses seleksi ketat oleh pihak Lapas.

BACA JUGA:Program MBG di Tangerang Jadi Solusi Siswa yang Kesulitan Bawa Bekal

“Kita bekerja sama dengan Lapas, dan kita memberikan slot, bukan slot atau tempat yang kemudian diberikan kepada anak-anak Lapas, binaan Lapas. Itu sekitar 11 orang,” ujarnya.

Menurutnya, warga binaan tidak diperkenankan menyentuh makanan maupun menggunakan peralatan tajam selama bekerja.

Ia menambahkan, pengawasan dilakukan secara intensif oleh petugas Lapas bahkan hingga malam hari untuk memastikan keamanan.

BACA JUGA:Program MBG di Sukoharjo Serap Seluruh Telur Peternak Ayam

“Dari jam 2 siang, bahkan mereka pernah lembur sampai jam 2 pagi. Pihak sipir 4-5 orang masih tetap standby di sini. Jagain di pintu depan, di pintu belakang, sama di jendela gitu. Jadi insya Allah aman,” jelasnya.

Selain itu, ia menilai kinerja warga binaan sangat baik dalam menjaga kebersihan dan kerapian peralatan.


Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--

“Omprengnya ini saya bilang perfect, clean,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebelum bekerja warga binaan mendapatkan pembekalan mengenai standar operasional pencucian ompreng mulai dari pembilasan hingga sterilisasi.

Upaya ini diharapkan tidak hanya membantu operasional dapur tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan warga binaan sebelum kembali ke masyarakat. (–)

Sumber: