iklan HUT R!

Progres Proyek Rehab Sekolah Minus, Plt Wali Kota Madiun Minta Dikebut

Progres Proyek Rehab Sekolah Minus, Plt Wali Kota Madiun Minta Dikebut

Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun saat sidak proyek rehabilitasi sekolah, Selasa (11/8/2026).--

MADIUN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Sembilan sekolah dasar (SD) di Kota Madiun mendapat anggaran rehabilitasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tahun ini. Dua proyek di antaranya telah berjalan, sedangkan tujuh lainnya masih menunggu proses penandatanganan kerja sama.

Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun saat sidak proyek rehabilitasi sekolah pada Selasa (11/8), menemukan keterlambatan pekerjaan. 


Mini kidi--

Seperti di SDN Manguharjo, proyek rehabilitasi dengan anggaran sekitar Rp 680 juta tersebut, saat ini progresnya tercatat minus 0,89 persen.

BACA JUGA:Bagus Panuntun Moratorium LKK, Pemkot Madiun Siapkan Skema Baru Lewat BPR

Bagus mengakui pelaksanaan rehabilitasi di SDN Manguharjo mengalami keterlambatan. Karena itu, dia meminta Dinas Pendidikan dan pelaksana proyek segera mengejar progres pekerjaan agar tidak melewati batas waktu yang ditetapkan.

‘’Saya sudah sampaikan ke dinas, khususnya pelaksana proyek, untuk mengejar waktu. Jangan sampai terlambat dari waktu yang sudah ditentukan,’’ tegasnya, Selasa (11/8).

BACA JUGA:Seleksi Empat Kepala OPD Dibuka, Bagus Panuntun Dorong Regenerasi Pejabat di Pemkot Madiun

Sementara itu, rehabilitasi SDN Ngegong mendapat anggaran sekitar Rp 513 juta untuk memperbaiki empat ruang kelas. Satu ruang kelas lainnya akan ditangani menggunakan APBD Kota Madiun.


Gempur Rokok Illegal--

Hingga minggu ketujuh, progres pekerjaan tercatat surplus 1,82 persen dari target 19,52 persen.

Selama proses rehabilitasi berlangsung, siswa kelas IV, V, dan VI sementara dipindahkan ke ruangan lain. Kelas IV dan VI menggunakan ruang kegiatan yang tersedia di sekolah, sedangkan kelas V menempati ruang perpustakaan.

BACA JUGA:Bagus Panuntun Minta OPD Kawal Ketat Proyek Strategis Nasional, Sekolah Rakyat Sudah Kantongi Restu Kementeria

Bagus mengatakan, Pemkot Madiun akan kembali mengecek proyek tersebut menjelang tahap akhir pengerjaan. Pengawasan dilakukan tidak hanya untuk memastikan pekerjaan selesai tepat waktu, tetapi juga menjaga kualitas bangunan dan kesesuaiannya dengan kebutuhan siswa.

Sumber: