DPRD Kota Blitar Soroti Lambatnya Proyek Joko Pangon
Komisi 3 DPRD Kota Blitar saat inspeksi mendadak atau sidak pembangunan di Joko Pangon.--
BLITAR, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Komisi 3 DPRD Kota BLITAR menyoroti lambatnya progres pembangunan proyek taman Joko Pangon di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota BLITAR, Kamis, 24 September 2026.
Dari target 10 persen, hingga kini diperkirakan masih 6,8 persen.
Hal itu terungkap ketika rombongan dewan menggelar inspeksi mendadak ke lokasi proyek. Ketika sampai di lokasi, progres pembangunan terus dikebut. Dewan meminta mempercepat pembangunan karena tak lama lagi bakal turun hujan. Sementara target pembangunan harus kelar pada Desember 2026.
"Ada beberapa poin yang kami sampaikan. Utamanya soal bahan baku hingga spesifikasi," kata Totok Sugiharto, Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Kota Blitar.

Mini kidi--
Poin yang disampaikan ke penggarap atau pelaksana di antaranya soal kualitas bahan proyek, seperti pasir. Dewan meminta kualitas pasir diharapkan berasal dari Sungai Brantas. Itu lebih baik dibandingkan dengan pasir dari wilayah sungai utara Blitar. Ada juga tentang spesifikasi ukuran panjang fondasi dan lain sebagainya harus tepat.
"Harus sesuai dengan gambar. Acuannya pada spesifikasi pada gambar," kata politisi asal PKB ini.
Dia mengatakan sidak itu hanyalah saran. Artinya, masih ada yang perlu diperbaiki lagi dan bukan temuan. Karena saat ini masih dalam tahap pembangunan. Pihaknya berjanji bakal turun cek lokasi lagi. Pasalnya, dana atau anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan tembus hingga Rp3 miliar lebih. Sementara progres pembangunan masih belum sesuai target.

Gempur Rokok Illegal--
"Awal Oktober harus lebih tinggi progresnya. Harus 20 hingga 25 persen," katanya.
Totok mengatakan, pelaksana harus fokus. Karena Oktober-November sudah mulai musim hujan. Jika tak segera diselesaikan dengan cepat, bakal mempengaruhi kualitas bangunan. Apalagi, proyek pembangunan Joko Pangon salah satu proyek yang menelan anggaran cukup banyak di tengah efisiensi saat ini.(dul)
Sumber:







