HPN 2026

SPPG 2 dan 3 Polres Madiun Resmi Beroperasi, Perkuat Ketahanan Gizi

SPPG 2 dan 3 Polres Madiun Resmi Beroperasi, Perkuat Ketahanan Gizi

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara menandatangani prasasti peresmian SPPG 2 dan 3 Polres Madiun di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo.--

MADIUN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 2 dan 3 Polres Madiun resmi beroperasi setelah diresmikan Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara bersama Bupati Madiun di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Jumat 13 Februari 2026.

Peresmian yang dipusatkan di lokasi SPPG 3 tersebut menandai penguatan sinergi lintas sektor dalam mendukung program ketahanan gizi pemerintah pusat.


Mini Kidi--

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara menegaskan kehadiran SPPG 2 dan 3 merupakan komitmen kepolisian dan pemerintah daerah dalam mendukung swasembada pangan serta persiapan Generasi Emas 2045.

"Pembangunan dapur (SPPG) ini berperan sebagai infrastruktur pendukung di sektor pendidikan. Tugas utamanya adalah memastikan pemenuhan gizi anak-anak sekolah terpenuhi, sehingga peningkatan kualitas SDM dapat dimaksimalkan," jelas AKBP Kemas.

BACA JUGA:Operasi Keselamatan Semeru 2026 Dimulai, Polres Madiun Incar Pelanggar Lalu Lintas

Operasional SPPG 2 dan 3 menyasar 1.885 penerima manfaat. Dalam pelaksanaannya, SPPG 3 menggandeng mitra lokal di Kecamatan Balerejo untuk memastikan distribusi berjalan lancar.

Salah satu mitra, Juremi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut.

BACA JUGA:Polres Madiun Bekuk Komplotan Pencuri Spesialis Bobol Tembok Lintas Provinsi

"Kami selaku mitra sangat berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas program nasional ini. Terima kasih juga kepada Polres Madiun dan Pemkab Madiun yang telah mewujudkan SPPG 3 di Desa Sogo. Kami berkomitmen menjaga amanah ini agar distribusi gizi tepat sasaran," ungkapnya.

Kapolres menekankan pentingnya pengawasan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dari Badan Gizi Nasional (BGN) guna memastikan program berjalan sesuai ketentuan.

"Pengawasan dilakukan mulai dari mitra hingga seluruh stakeholder terkait untuk memastikan program ini sukses," tambahnya.

BACA JUGA:Skandal Sabu Libatkan Oknum Polisi, Empat Anggota Polres Madiun Kota Diperiksa

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyebut dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) pada SPPG 2 dan 3 menjadi instrumen penting dalam menekan angka stunting. Ia mengingatkan relawan dan mitra agar disiplin terhadap prosedur kesehatan.

Sebagai dukungan teknis, Pemkab Madiun menerjunkan Satgas MBG dari Dinas Kesehatan untuk melakukan pemantauan rutin operasional dapur.

"Dinas Kesehatan akan mendampingi agar produk SPPG ini betul-betul higienis dan sehat bagi anak-anak kita," pungkas Bupati. (aji/jur)

Sumber:

Berita Terkait