Dinas Pendidikan Kota Kediri Dorong Sekolah Sehat dan Ramah Anak Berbasis Deep Learning
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Mandung Sulaksono bersama narasumber dan peserta kegiatan.--
KEDIRI, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Kediri mendorong implementasi sekolah sehat dan ramah anak berbasis deep learning melalui pendampingan 30 lembaga pendidikan yang diinisiasi Universitas Nusantara PGRI Kediri, Senin 31 Agustus 2026.
Kepala Dindik Kota Kediri Mandung Sulaksono mengatakan, pendampingan tersebut menjadi upaya memastikan konsep sekolah sehat dan ramah anak dapat diterapkan secara nyata sekaligus mendukung pembelajaran mendalam di satuan pendidikan.
BACA JUGA:Kota Kediri Siap Laksanakan Program Sekolah Rakyat Tahun Akademik 2026/2027
“Program ini menyasar tiga puluh lembaga pendidikan yang terpilih untuk mendapatkan pendampingan. Setelah mengikuti bimbingan teknis, lembaga-lembaga tersebut memiliki kewajiban untuk melakukan pengimbasan kepada lembaga pendidikan lainnya, terutama terkait praktik baik penerapan sekolah sehat, ramah anak, aman dan nyaman dalam rangka pembelajaran mendalam,” terang Mandung, Senin 31 Agustus 2026.

Mini kidi--
Menurut Mandung, pembelajaran mendalam penting karena menjadi salah satu strategi pembelajaran yang diluncurkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Melalui konsep tersebut, proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga bagaimana materi dapat dipahami secara lebih mendalam, menyenangkan, serta sarat nilai yang dapat diterapkan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
“Pembelajaran di kelas tidak hanya sekadar menyampaikan materi. Bagaimana materi itu disampaikan secara mendalam, menyenangkan, dan penuh nilai yang bisa diberikan kepada siswa. Ini yang harus kita dorong,” ujarnya.
Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan dalam pembelajaran mendalam adalah STEAM, yakni Science, Technology, Engineering, Art, dan Mathematics.
BACA JUGA:MKKS SMPN se-Kabupaten Kediri Tegaskan Komitmen Wujudkan Pendidikan Berkualitas dan Berintegritas
Melalui pendekatan tersebut, guru dapat mengintegrasikan berbagai aspek ke dalam satu tema pembelajaran sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih utuh dan kontekstual.
Mandung menambahkan, implementasi pembelajaran mendalam di Kota Kediri diharapkan dapat dilakukan secara menyeluruh. Pendampingan yang diinisiasi UNP Kediri menjadi salah satu bentuk dukungan untuk memperkuat kapasitas satuan pendidikan dalam menerapkan konsep tersebut.
Sementara itu, Anik Lestariningrum, Kaprodi PG PAUD UNP Kediri, menjelaskan program pendampingan telah berjalan selama kurang lebih satu bulan. Pendampingan dilakukan secara intensif, salah satunya melalui grup WhatsApp sebagai wadah komunikasi antara tim pendamping dan satuan pendidikan peserta.
“Tujuan kami adalah mewujudkan pembelajaran yang bermakna. Jadi tidak hanya sekadar pembelajaran di PAUD yang menyenangkan dengan ice breaking, tepuk tangan atau bernyanyi. Lebih dari itu, kami ingin menyiapkan sekolah yang benar-benar memiliki standar yang layak untuk anak. Mulai dari kriteria sehat, aman, nyaman, inklusif, sampai pada pembelajaran yang bermakna, berkesadaran, dan menyenangkan,” terang Anik.
Sumber:







