Remaja Gresik Disiapkan Jadi Konselor Teman Sebaya untuk Bantu Atasi Persoalan Generasi Muda

Remaja Gresik Disiapkan Jadi Konselor Teman Sebaya untuk Bantu Atasi Persoalan Generasi Muda

Pelatihan Konselor Teman Sebaya oleh KBPPPA Gresik dan Forum Puspa Pinatih diikuti puluhan remaja.--

Kepala KBPPPA Gresik, Titik Ernawati, mengatakan program Konselor Teman Sebaya digalakkan untuk memperkuat perlindungan anak di Gresik.

Menurutnya, anak dan remaja tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, tetapi mulai dilibatkan secara aktif sebagai pelaku.

“Melalui pelatihan ini, anak-anak diajak untuk berani menyampaikan gagasan, menjadi pendengar yang baik, serta mampu menjadi teladan bagi teman-teman sebayanya,” ujar Titik.

BACA JUGA:Industrialisasi Gresik Kian Pesat, Pesantren Dinilai Jadi Benteng Moral Kota Santri


Gempur Rokok Illegal--

Mereka juga diharapkan dapat menjadi teladan bagi teman sebaya serta mengedukasi bahaya penyalahgunaan narkotika, seks bebas, hingga pernikahan usia dini.

Ketua Pengurus Forum Puspa Pinatih Gresik, Riyadlotus Sholichah, menjelaskan pelatihan konselor diikuti para remaja pilihan dari Forum Anak, PIK-R, GenRe, dan berbagai unsur sekolah di Kabupaten Gresik.

Ia berharap pelatihan tersebut membentuk anak-anak menjadi agen Pelopor dan Pelapor (2P).

“Sebagai pelopor teladan hidup sehat dan berprestasi. Serta pelapor tindakan tidak menyenangkan atau kekerasan yang menimpa teman sebaya mereka," paparnya.

BACA JUGA:Yosowilangun Jadi Percontohan Desa Antikorupsi Nasional, Pemkab Gresik Perkuat Integritas Seluruh Pemdes

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, mengingatkan para remaja yang mengikuti pelatihan konselor sebaya agar memiliki kepekaan komprehensif dalam memetakan dan membimbing permasalahan teman sebayanya.

“Permasalahan remaja pada dasarnya bersumber dari tiga hal, yakni diri sendiri, lingkungan, dan keluarga. Sebagai konselor sebaya, jangan hanya melihat dari satu sudut pandang,” tutur Alif.

Menurutnya, tingginya angka perceraian di Kabupaten Gresik turut memengaruhi kondisi psikologis anak dan remaja.

Ia juga mengingatkan para peserta untuk mewaspadai berbagai ancaman lingkungan. "Selalu asah ilmu dan jadilah teladan yang membanggakan bagi Kabupaten Gresik," pesannya. (rez)

 
 
 

Sumber:

Berita Terkait