iklan muktamar

Jangan Mudah Tergiur Imbal Hasil Tinggi, BRI Blitar Ingatkan Risiko Modus Penipuan Investasi

Jangan Mudah Tergiur Imbal Hasil Tinggi, BRI Blitar Ingatkan Risiko Modus Penipuan Investasi

Nasabah BRI ketika menggunakan layanan digiital online. --

BLITAR, MEMORANDUM.DISWAY.ID - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui Branch Office Blitar mengimbau masyarakat untuk lebih cermat. Yakni dalam menyikapi berbagai penawaran investasi, terutama yang menawarkan imbal hasil tinggi. Di tengah beragamnya pilihan investasi, pemahaman mengenai karakteristik produk, risiko, serta pihak yang menawarkan menjadi hal penting sebelum masyarakat menempatkan dana.

BACA JUGA:BRI Tulungagung Perkuat Literasi Keuangan lewat Sosialisasi Tabungan Emas Bersama Biddokkes Polda Jatim

Branch Office Head BRI Blitar, Yudika Hanafi mengatakan bahwa meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi merupakan perkembangan yang positif. Menurutnya, informasi yang memadai menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat mempertimbangkan pilihan investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risikonya.

“Imbal hasil yang tinggi tentu menjadi salah satu pertimbangan dalam berinvestasi. Namun sebelum menempatkan dana, masyarakat perlu memahami bagaimana investasi tersebut bekerja, risiko yang menyertainya, serta siapa pihak yang menawarkan produk tersebut. Dengan informasi yang utuh, keputusan investasi dapat diambil dengan lebih bijak,” ujar Yudika Hanafi

BACA JUGA:BRICS dan OECD Buka Peluang Pasar dan Investasi bagi Jawa Timur


Mini kidi--

Masyarakat juga perlu mencermati penawaran yang menjanjikan imbal hasil tinggi dalam waktu singkat dengan tingkat keuntungan yang tidak wajar, terutama apabila informasi mengenai produk dan pihak yang menawarkan tidak disampaikan secara jelas.

BACA JUGA:Hadir Serentak di 131 Lokasi dengan Penawaran Menarik, BRI KKB National Expo Torehkan Rekor MURI

Pemahaman mengenai legalitas pihak yang menawarkan dan pihak yang berwenang mengawasi produk juga menjadi bagian penting sebelum masyarakat menempatkan dana. Penggunaan nama, logo, atau identitas perusahaan maupun institusi tertentu juga tidak serta-merta menunjukkan adanya hubungan resmi dengan pihak yang menawarkan investasi.

“BRI mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi berbagai penawaran investasi, khususnya yang menawarkan imbal hasil tinggi. Dengan informasi yang memadai, masyarakat dapat mempertimbangkan pilihan investasi dengan lebih bijak,” pungkas Yudika Hanafi

BACA JUGA:Dinas Pertanian Tulungagung dan BRI Dorong Kelompok Tani Tertib Keuangan

Apabila masyarakat menerima penawaran investasi dari oknum yang menjanjikan imbal hasil atau bunga tinggi dan tidak wajar, masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru melakukan transfer maupun memberikan data pribadi dan informasi perbankan. Masyarakat perlu terlebih dahulu memverifikasi legalitas pihak yang menawarkan, serta memverifikasi informasi mengenai produk tersebut melalui kanal resmi perusahaan atau lembaga terkait, serta mengecek otoritas yang berwenang mengawasi produk tersebut.


Gempur Rokok Illegal--

Jika ditemukan indikasi penipuan atau penyalahgunaan nama dan identitas BRI, masyarakat dapat menyimpan bukti komunikasi dan transaksi serta segera melaporkannya melalui kanal resmi BRI dan kepada pihak berwenang.

Sumber:

Berita Terkait