Tulungagung, memorandum.co.id - Bertempat di Taman Alun-alun Kota Marmer, ratusan masyarakat mengikuti Senam Tulungagung Sehat Astuti bersama forkopimda, Minggu (8/3/2020). Senam ini merupakan upaya Pemkab Tulungagung, Polres, Kodim 0807, DPRD, Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri Tulungagung guna memberikan edukasi kepada masyarakat dalam menghadapi penyebaran virus corona. Acara diawali senam bersama dilanjutkan penyampaian materi oleh Direktur RSUD dr Iskak, dokter Supriyanto. Untuk menghadapi penyebaran virus corona masyarakat tidak perlu panik berlebih dan tidak perlu gaduh di media sosial. Sebab setiap kali menerima pasien dengan gejala batuk dan flu serta memiliki riwayat perjalanan dari negara terpapar corona, petugas medis memang harus menggunakan alat pengaman diri (APD) lengkap dari atas hingga bawah. “Masyarakat juga jangan gaduh di internet. Lihat orang pakai APD langsung panik, itu bukan berarti yang dirawat sudah positif, itu karena memang prosedurnya seperti itu,” jelas Supriyanto. Supriyanto juga menyampaikan agar masyarakat yang saat ini menderita batuk mengerti etika batuk. Sekarang, etika batuk bukan lagi ditutupi dengan tangan, namun saat batuk mulut ditutup menggunakan siku bagian dalam. “Kalau dulu batuk ditutup pakai tangan, kalau sekarang ditutup pakai siku bagian dalam. Jadi kalau habis batuk kita salaman, tidak ada masalah,” ungkapnya. Bupati Tulungagung, Maryoto Bhirowo juga menekankan agar masyarakat tidak panik berlebihan dalam menghadapi penyebaran virus corona. “Dalam rangka menghadapi virus corona ini masyarakat harus tenang, yang penting bagi masyarakat jangan panik dan paranoid, misalnya panic buying. Jangan sampai itu terjadi,” jelasnya. Karena, lanjut Maryoto, panic buying bisa mempengaruhi ketersediaan barang pokok kebutuhan masyarakat di pasaran. Pemkab Tulungagung bersama Forkopimda sudah melakukan Sidak di lapangan dan hasilnya belum terlihat adanya panic buying, kendati sejumlah barang yang saat ini dibutuhkan seperti masker dan hand sanitizer sudah mulai langka. Dan kalaupaun ada, dijual dengan harga mahal. “Kami Forkopimda semua turun ke tempat perbelanjaan dan apotek, seperti penjualan masker antiseptic kini sudah mulai langka. Kita imbau agar penjual dan masyarakat agar tidak berlebihan,” tegasnya. Untuk itu Pemkab Tulungagung juga bekerja sama dengan pihak kepolisian mengantisipasi adanya penimbunan masker dan barang-barang lainnya yang bisa saja terjadi pada kondisi seperti ini. Usai memberikan sambutan, acara dilanjutkan senam cuci tangan yang benar serta praktik cuci tangan dengan hand sanitizer yang diperagakan oleh tim dari RSUD dr Iskak Tulungagung.(fir/mad)
Bupati Tulungagung Ajak Warga Tak Panik Hadapi Corona
Minggu 08-03-2020,17:49 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 27-05-2026,07:21 WIB
Perkuat Pelayanan Publik, Kapolres Gresik Pimpin Sertijab Sejumlah PJU dan Kapolsek Jajaran
Rabu 27-05-2026,07:51 WIB
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri Serahkan Tiga Sapi Kurban untuk Bojonegoro dan Tuban
Rabu 27-05-2026,09:00 WIB
Wabup Bangkalan Serahkan Sapi Banpres Limosin 1,1 Ton dan Salurkan Puluhan Hewan Kurban Pemkab
Rabu 27-05-2026,09:52 WIB
Kejari Tanjung Perak Sembelih 2 Sapi dan 3 Kambing, 310 Paket Daging Kurban Dibagikan
Rabu 27-05-2026,07:15 WIB
Hapus Sekat Politik Pascapilkada, Pemkab Situbondo Usung Budaya Inklusif di Masjid Al-Abror
Terkini
Rabu 27-05-2026,21:40 WIB
BRI Group Distribusikan 5.000 Lebih Hewan Kurban Idul Adha di Berbagai Daerah Indonesia
Rabu 27-05-2026,20:53 WIB
Dandim 0821 Lumajang Bersama Forkopimda Tunaikan Salat Iduladha di Masjid Agung KH Anas Mahfudz
Rabu 27-05-2026,20:43 WIB
Polres Pelabuhan Tanjung Perak Salurkan Hewan Kurban pada Hari Raya Iduladha
Rabu 27-05-2026,20:37 WIB
Polsek Jatiroto Dampingi Penyaluran BLT DD dan Ajak Warga Dukung Ketahanan Pangan
Rabu 27-05-2026,20:27 WIB