Surabaya,Memorandum.co.id - Melihat banyaknya produk yang dihasilkan Pondok Pesantren melalui Program One Pesantren One Product (OPOP) yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur pertengahan tahun 2019 lalu membuat Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) membuka One Pesatren One Product (OPOP) Mart yang ada di lingkungan Unusa Kampus B Jemursari Surabaya. OPOP Mart diharapkan sudah membuat training center untuk kesuksesan program OPOP Jawa Timur. Selain itu, Unusa sudah melakukan pendampingan di beberapa Pondok Pesantren. OPOP Mart merupakan hilirisasi produk-produk Pondok Pesantren yang berafiliasi dengan Program OPOP. Direktur OPOP Training Center Unusa, Mohammad Ghofirin mengungkapkan, OPOP Mart telah dibuka oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kamis (27/2) kemarin, sehingg diharapkan bisa memantik Pondok Pesantren untuk ikut serta membuka toko. Dengan begitu, distribusi dari produk yang dibuat santri bisa banyak. "Agar masyarakat mengetahui produk-produk hasil Pondok Pesantren yang berafiliasi OPOP," ungkapnya, Jumat (28/2/2020). Ghofirin menambahkan, yang menjadi kendala saat ini adalah modal untuk membuka OPOP Mart. Terkait hal itu, Pesantren disarankan membuka semacam koperasi, sehingga mereka bisa mendapatkan modal secara mandiri. "Kalau bisa jangan mengandalkan dana hibah atau bantuan semata," tambahnya. Puspa Setia Arum Sari, Mahasiswa S1 Akuntansi Unusa mengungkapkan rasa bangga dan rasa syukurnya karena saat ini produk Pondok Pesantren dari penjuru Jawa Timur bisa dinikmati masyarakat secara lebih luas. "Sehingga OPOP mart telah memiliki satu wadah khusus untuk mewadahi produk-produk tersebut," ujarnya. Adanya OPOP Mart menjadi angin segar bagi pondok pesantren, santri, alumni, hingga masyarakat yang ada di lingkungan Pondok untuk membuat sebuah produk inovatif. "Banyaknya produk Pondok Pesantren yang sudah dibuat perlu adanya titik sentral dalam proses pendistribusian hingga pemasarannya. Munculnya OPOP Mart ini akan menjadi titik temu antara produsen dan konsumen. Semoga OPOP Mart memberikan keberkahan bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya warga Pondok Pesantren," ungkap perempuan yang pernah mondok di Jombang ini.(*)
OPOP Mart Unusa Wadahi Produk Unggulan Ponpes
Jumat 28-02-2020,12:37 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 18-07-2026,17:29 WIB
Haul Masyayikh Situbondo 2026: 25 Videotron Disiapkan untuk Pecah Konsentrasi 111 Ribu Jemaah
Sabtu 18-07-2026,18:20 WIB
KAI Daop 8 Bantah Kepemilikan Bekas Shelter Sawotratap yang Diduga Jadi Lokasi Mesum Gay
Sabtu 18-07-2026,19:44 WIB
Ribuan Warga Situbondo Patungan Siapkan Nasi Gulung untuk 120 Ribu Jemaah Haul Masyayikh Nusantara
Sabtu 18-07-2026,20:54 WIB
Mbak Wali dan DPRD Setujui Dua Perda, Optimalkan Tata Kelola Keuangan dan Demokrasi
Sabtu 18-07-2026,17:44 WIB
Dengar Keluhan PKL, Wali Kota Eri Hentikan Tarikan Sewa Stan SWK Kalijudan dan Pastikan Gratis
Terkini
Minggu 19-07-2026,15:04 WIB
Menggelegar di Lereng Argopuro, 1.300 Offroader Taklukkan Jalur Ekstrem Barata IX demi HUT Bhayangkara
Minggu 19-07-2026,14:59 WIB
Mediasi Buntu, Warga Rencanakan Unjuk Rasa Lanjutan Terkait Proyek Gedung 5 Lantai Jalan Dupak
Minggu 19-07-2026,14:55 WIB
Catatan Merah Eks Kadindik Jatim Syaiful Rachman, dari DAK Rp63 Miliar ke Proyek SMK Rp179 Miliar
Minggu 19-07-2026,14:34 WIB
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Minggu 19-07-2026,14:12 WIB