Jakarta, Memorandum.co.id - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menduga perputaran uang dalam sindikat penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal mencapai ratusan miliar rupiah. Kepala BP2MI Benny Ramdhani mengungkapakan bahwa perputaran uang tersebut juga melibatkan oknum pejabat di kementerian/lembaga. "Ratusan miliar perputaran uang yang diduga berasal dari sindikat penempatan ilegal. Itu belum ditarik mundur ke belakang, misalnya, 5 (tahun) atau pun 10 tahun yang lalu. Ini yang sering saya katakan. Ini bisnis kotor yang perputaran uang-nya sangat besar," ungkap Kepala BP2MI Benny Ramdhani dikutip dari Antara, Selasa (4/7/23). Menurutnya, BP2MI menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melacak aliran dana dari sindikat penempatan PMI ilegal. "Kami sudah (meneken) MoU (nota kesepahaman kerja sama) dengan PPATK. Pertemuan tadi memastikan ada pihak-pihak yang akan kami serahkan ke PPATK, baik perorangan di lingkungan BP2MI untuk kami minta tracing (lacak, red.) maupun lembaga-lembaga berbadan hukum," jelas Kepala BP2MI. Ia mengatakan, data yang telah diterima BP2MI dari PPATK, sejauh ini mengarah pada adanya pegawai yang menerima dana terkait pemberangkatan PMI ilegal. Secara internal, proses pemeriksaan kepada pegawai itu akan dilakukan hari ini (5/7/23). "Jika pegawai BP2MI yang dicurigai itu terbukti bersalah, maka akan dilakukan pemecatan. Ketua BP2MI memastikan, pihaknya akan tegas menindak siapapun yang terlibat." tandasnya. (*/Rdh)
BP2MI Periksa Pegawai Terindikasi Terlibat Pemberangkatan PMI Ilegal
Rabu 05-07-2023,10:19 WIB
Reporter : M Ridho
Editor : M Ridho
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 16-08-2026,12:46 WIB
Pelaku Teror Bom Molotov Pos Polisi Surabaya Bertindak Sendiri, Sempat Unggah Pesan Provokatif di Medsos
Minggu 16-08-2026,16:19 WIB
Terungkap Motif Yudha Teror Dua Pos Lantas di Surabaya dengan Bom Molotov
Minggu 16-08-2026,10:34 WIB
Jejak Pelaku Bom Molotov Dua Pos Polisi Surabaya Diburu Lewat CCTV
Minggu 16-08-2026,11:38 WIB
Gerak Cepat, Petugas Gabungan Amankan Terduga Pelaku Bom Molotov Dua Pos Polisi di Surabaya
Minggu 16-08-2026,10:12 WIB
Dua Pos Polisi Surabaya Diduga Dibom Molotov, Polda Jatim Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif
Terkini
Senin 17-08-2026,06:26 WIB
Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Muspika se-Kabupaten Gresik Gelar Doa Bersama
Senin 17-08-2026,06:19 WIB
Meriah dan Penuh Kebersamaan, Warga RT 03 Kebraon Indah Permai Gelar Malam Tirakatan HUT ke-81 RI
Senin 17-08-2026,06:13 WIB
Tasyakuran Malam HUT ke-81 RI, Pemkot Surabaya Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan
Senin 17-08-2026,06:09 WIB
Warga Uka Surabaya Jadikan Tirakatan HUT ke-81 RI Refleksi Perjuangan Pahlawan
Senin 17-08-2026,06:06 WIB