Jombang, memorandum.co.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang mengumumkan pengajuan bakal calon anggota DPRD Kabupaten Jombang dalam Pemilu 2024, Senin (24/04/2023) lalu. Sesuai dengan PKPU nomor 10 tahun 2023, pengumuman diupload pada website dan media sosial KPU Kabupaten Jombang. Komisioner KPU Jombang Divisi Teknis Penyelenggaraan, As' ad Chairudin menerangkan, pada tanggal 18 April 2023 KPU Kabupaten Jombang telah melaksanakan rapat koordinasi dengan sejumlah instansi yang akan menerbitkan sejumlah syarat administratif bagi caleg, dan juga melakukan sosialisasi pencalonan. Tanggal 19 April, KPU juga sudah melakukan bimbingan teknis kepada petugas Partai Politik yang akan menjadi operator Sistem Informasi Pencalonan (Silon). "Silon adalah sistem informasi yang dibuat KPU RI sebagai sarana bagi Partai Politik untuk meng-upload dokumen syarat pencalonan. Dengan sistim ini, Partai Politik tidak lagi perlu untuk menyerahkan dokumen administrasi Caleg secara hardcopy, kecuali sejumlah dokumen pencalonan yang diserahkan secara fisik ke KPU Kabupaten Jombang," terangnya, Rabu (26/4). As'ad melanjutkan, pencalonan Caleg DPRD Kabupaten Jombang dilaksanakan dengan mengacu pada PKPU nomor 10 tahun 2023 tentang Pencalonan DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Dalam PKPU ini, hal ini sudah diatur masa pengajuan pencalonan adalah tanggal 1 hingga 14 Mei 2023 lalu. Dalam Pemilu DPRD Kabupaten Jombang tahun 2024, mengacu pada Data Agregat Kependudukan yang diserahkan Kemendagri ke KPU, jumlah penduduk kabupaten Jombang berjumlah 1.352.361. "Dengan demikian, jumlah kursi yang akan diperebutkan pada pileg tahun 2024 mendatang sama dengan Pemilu sebelumnya, yakni 50 kursi. Hal itu berdasarkan UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu mengatur daerah dengan penduduk antara 1 juta sampai dengan 3 juta, maka alokasi kursi DPRD-nya adalah 50 kursi," ujar As'ad, panggilan akrabnya. As'ad menambahkan, KPU Kabupaten Jombang berharap proses pencalonan ini dapat berjalan dengan baik. Partai Politik dan bakal caleg dapat melengkapi seluruh dokumen administratif yang dibutuhkan dan menjadi syarat calon dan pencalonan, termasuk syarat terpenuhinya 30% perempuan dalam daftar caleg pada setiap daerah pemilihan yang disusun dalam metode Zipper system, yakni metode yang mengharuskan dalam urutan 1-3 caleg dan seterusnya, setidaknya terdapat minimal 1 caleg perempuan. "Pileg Tahun 2024 mendatang diikuti oleh 18 Parpol nasional, yang masing-masing dapat mencalonkan maksimal sejumlah kursi yang tersedia. Dengan demikian, jika setiap Parpol di Kabupaten Jombang mencalonkan maksimal, yakni 50 Caleg, maka akan ada 900 caleg untuk Pemilu DPRD Kabupaten Jombang dalam Pemilu 2024," pungkasnya.(war/fdy)
KPU Jombang Umumkan Pengajuan Bakal Calon Anggota DPRD
Rabu 26-04-2023,13:26 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 01-11-2026,16:53 WIB
Dugaan Penipuan Proyek Ruko di Lamongan, Seret Nama Eks Wabup dan Oknum Satpol PP Gresik
Minggu 01-11-2026,08:24 WIB
Ketua Fraksi PDI Perjuangan Soroti Transparansi Pengadaan BPBD Jatim, Muncul Anggaran Mi Instan Rp17,24 Miliar
Minggu 01-11-2026,11:29 WIB
Gempur Pasar Luar Daerah, LPPNU Lamongan Orbitkan Tren Tani Hortikultura
Minggu 01-11-2026,10:54 WIB
Polisi di Ngawi Bantu Anak Tersesat, Polsek Kedunggalar Antar Kembali ke Pelukan Orang Tua
Minggu 01-11-2026,13:27 WIB
Ngebut Zig-zag di Lamongan, Mobil Maut Hantam Motor, Ibu dan Balita Tewas
Terkini
Senin 02-11-2026,01:00 WIB
Parade Juang 2026 Dipadati 170 Ribu Penonton, Wali Kota Eri Ajak Warga Jadi Pahlawan Masa Kini
Senin 02-11-2026,00:00 WIB
Penggiat Antinarkoba Soroti Pemberantasan Narkoba di Surabaya, Bandar Besar Diminta Diburu
Minggu 01-11-2026,23:45 WIB
Satpol PP dan Bea Cukai Sita 7.540 Batang Rokok Ilegal di Nganjuk
Minggu 01-11-2026,20:25 WIB
Lima Rumah Pompa Baru di Surabaya Ditargetkan Beroperasi 1 Desember 2026
Minggu 01-11-2026,20:25 WIB