selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Dampak Perang AS-Israel vs Iran, BBM Langka hingga Inflasi Pangan

Dampak Perang AS-Israel vs Iran, BBM Langka hingga Inflasi Pangan

Peperangan Amerika-Israel vs Iran.-(sumber: pinterest) -

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Konflik panas antara Amerika Serikat-Israel dan Iran tidak hanya menjadi sebuah isu politik internasional saja, melainkan juga berpotensi kuat menimbulkan efek berkepanjangan di berbagai sektor negara. 

BACA JUGA:Perang AS Iran Belum Kondusif, Ini Daftar Hotline WNI di Timur Tengah

Salah satu sektor yang akan berperanguh adalah sektor perekonomian global, termasuk di Indonesia. 

Meskipun Indonesia tidak terlibat secara langsung dalam peperangan tersebut, namun Indonesia juga berpotensi merasakan dampak peperangan tersebut lewat jalur perdagangan, energi, hingga bahan pangan impor.


Mini Kidi Wipes.--

Seperti yang kita ketahui bahwa Timur Tengah merupakan pusat pemasok minyak dan BBM dunia. Dengan adanya peperangan ini, tentu saja kegiatan distribusi minyak bumi serta BBM ke seluruh dunia akan terganggu. 

BACA JUGA:Imigrasi Siaga Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah

Akibat terganggunya jalur pendistribusian minyak dan BBM di Teluk dan Selat Hormuz, harga minyak mentah akan melonjak tinggi dan Indonesia sebagai salah satu negara pengimpor akan merasakan dampak merugikan ini. 

Peperangan ini juga memberikan dampak pada pasokan bahan pangan impor. Meski kelangkaan bahan pangan tidak terjadi secara langsung bagi Indonesia karena Indonesia dapat memproduksi bahan pangan sendiri, namun pemerintah biasanya memiliki cadangan sumber impor untuk mengantisipasi gangguan pasokan dalam negeri seperti gagal panen atau akibat bencana.

BACA JUGA:Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan

Meskipun mungkin Indonesia bisa mengganti opsi cadangan impor ke negara lain selain negara-negara Timur Tengah dan Amerika, pasti dengan adanya konflik memanas ini seluruh negara yang menjadi pemasok akan menaikkan harga impor barang. Dengan demikian terjadilah inflasi bahan pangan di seluruh dunia. 

Bahan pangan yang perlu diwaspadai pasokannya adalah gandum. Indonesia hingga saat ini masih mengadalkan impor gandum untuk memenuhi kebutuhan pangan lainnya seperti tepung terigu, mi instan, dan roti. 

BACA JUGA:Eskalasi Konflik Timur Tengah: Imigrasi Soetta Tingkatkan Kesiagaan dan Antisipasi Dampak Penerbangan

Selain gandum, kedelai juga menjadi pasokan bahan pangan yang perlu diwaspai karena kedelai impor masih mendominasi bahan baku tahu dan rempe di dalam negeri. 

Sumber: