Aset Negara bila tidak “diopeni” (baca:diurus) pasti ada pihak ketiga yang “ngopeni” (mengklaim). Ini seperti yang terjadi atas tanah dan bangunan bekas kantor Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya. Kantor Kelurahan itu berupa bangunan seluas 194,82 m2 yang berdiri di atas tanah seluas 537 m2. Letaknya berada di Jalan Kenjeran 254 Surabaya. Jadi termasuk tanah yang strategis. Tanah di ping- gir jalan besar. Awal kejadian, bermula tahun 1999. Ketika kantor Kelurahan Rangkah pindah ke bangunan baru di Jalan Alun-alun Rangkah. Bangunan lama kemudian dibiarkan mangkrak. Tidak lagi diurus oleh Lurah Rangkah maupun Pemerintah Kota Surabaya. Tampaknya setelah “boyongan” konsentrasi seluruh perangkat kelurahan fokus di tempat kan- tor baru. Kantor lama diabaikan. Tak terurus. Hanya dipasrahkan ke penjaga kantor kelurahan bernama Suwadi. Nah disini juga awal kisahnya. Masalah mulai muncul ketika Suwadi meninggal dunia. Ada anak Suwadi bernama Soendari mulai membangun warung di bagian depan kantor kelurahan lama. Soendari merasa nyaman tinggal di sana. Akhirnya bekas kantor itupun ditinggali bersama suami dan anak-anaknya. Dipakai rumah. Ketika ada pembebasan pelebaran akses Jembatan Suramadu tahun 2004, bangunan warung yang berada di depan lahan kelurahan itu kena proyek. Pemkot memberi ganti rugi sebesar Rp 126 juta untuk bangunan, bukan tanahnya. Namun Soendari menolak menerima. Minta empat kali lebih besar.
Nekat, Tanah Bekas Kantor Kelurahan Dijual
Rabu 04-01-2023,16:30 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,23:08 WIB
Golkar Buka Suara soal Isu Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Nama Bahlil Terseret
Sabtu 07-11-2026,07:29 WIB
Teater Digital dan Ilusi Nyali
Jumat 06-11-2026,22:08 WIB
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Pemkab Klaten, Telusuri Praktik sebelum Era Hamenang
Sabtu 07-11-2026,08:56 WIB
Peringati Hari Jadi Tuban ke-733, Kapolresta Bersama Bupati Ziarah ke Delapan Makam Leluhur
Sabtu 07-11-2026,11:22 WIB
Sambut Hari Jadi ke-821 Tulungagung, Kecamatan Ngantru Gelar Gerakan Pangan Murah
Terkini
Sabtu 07-11-2026,21:20 WIB
Kasus Bawaslu Kota Madiun Tunggu Hasil PKN, Kejari Akui Ada Potensi Tersangka
Sabtu 07-11-2026,20:23 WIB
Gandeng Kampus, Polresta Malang Kota Deklarasikan Boso Walikan
Sabtu 07-11-2026,19:24 WIB
Wanita Tewas Terserempet Kereta Api Jenggala di Plosowahyu Lamongan
Sabtu 07-11-2026,18:26 WIB
Resmikan Rumah Tulus Hati, Wali Kota Mas Adi Dorong Pelestarian Kawasan Heritage di Kota Pasuruan
Sabtu 07-11-2026,17:29 WIB