Surabaya, memorandum.co.id - Lama tak terdengar, komplotan pencurian pikap spesialis L300 kembali menghantui Kota Surabaya. Dua orang maling pikap ini telah beraksi berkali-kali akhirnya digulung polisi. Mereka itu ternyata satu kecamatan dengan Sadeng. Untuk diketahui pada 2016 lalu, Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil meringkus dan menembak mati Abdurachman Sholeh alias Mohammad Sholeh alias Durachman alias Qubaisy alias Sadeng. Sadeng itu ditindak tegas usai membacok polisi yang melakukan proses penangkapan. Dua maling mobil bak terbuka itu adalah Ahmadi (27) dan Ridoi alias Doi warga Dusun Parseh Utara, Desa Parseh, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan. Kedua tersangka diamankan usai beberapa kali berusaha melakukan aksinya mencuri pikap di Sukolilo hingga Genteng. Dari penangkapan Ahmadi dan Doi, polisi menyita barang bukti satu unit mobil pikap L 300 bernopol W 8369 NJ lengkap berikut surat tanda nomor kendaraan (STNK). Selain itu, satu gunting khusus baja, kunci sok, dua kunci letter T modifikasi dan mata kunci. Satu kunci sok dan kunci busi modifikasi. Selain itu, turut menjadi barang bukti sebilah senjata tajam (sajam) jenis pisau penghabisan. Pisau tersebut, oleh Ahamdi diselipkan di balik baju bagian belakang. Diduga, sajam itu dipakai untuk menyerang korban yang memergoki pencurian itu. "Kedua tersangka ini bisa dibilang pelaku kawakan. Mereka itu hunting mengendarai motor mencari pikap dan motor yang ada di teras atau depan gang kampung. Mereka juga membawa letter T dan juga berbagai kunci sok," kata Kapolsek Sukolilo Kompol Muhammad Sholeh, Minggu (11/12/2022). Sholeh menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula ketika anggota melaksanakan patroli kring serse di kawasan Arif Rahman Hakim, sekitar pukul 01.00. Tak berselang lama, polisi mencurigai dua pria yang saat itu mengendarai motor jenis Honda Beat. Oleh anggota, motor itu dibuntuti secara bergantian sejak pukul 01. 00. Para tersangka berhenti di Jalan Arif Rahman Hakim. Lalu, mereka kembali hunting di sekitar Balai Kota Surabaya. Tersangka mondar-mandir hingga tiga kali untuk mencari sasaran. "Setiap ada mobil pikap L 300 sasarannya, mereka berhenti dan berupaya membuka pintu. Jika tak terbuka, mereka berjalan lagi di daerah Nginden. Kemudian kedua pelaku kembali berjalan terus dan dikuti anggota reskrim," tegas Sholeh. Sekitar pukul 05.30, pelaku kembali ke kawasan Genteng Kali. Namun, mereka tak kunjung memperoleh hasil. Petugas lantas melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Dari hasil penggeledahan, polisi berhasil menemukan barang bukti kunci letter T. "Dari hasil interogasi, tersangka pernah beraksi mencuri pikap L 300 di kawasan Semampir Utara. Dari sana, kami kemudian mengamankan barang bukti tersebut guna dilakukan penyitaan di Mapolsek Sukolilo," tegas mantan Kasatintelkam Polres Tuban itu.(fdn)
Lagi Cari Sasaran, Komplotan Pencuri L300 Digulung
Minggu 11-12-2022,18:57 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 12-07-2026,05:59 WIB
Soal Ahsan, Ketua DPRD Kota Madiun: Alasan Pribadi Tak Bisa Jadi Dasar Mundur dari Jabatan
Minggu 12-07-2026,12:31 WIB
Sidang Ke-4 Kasus Maidi Madiun Cs (4): Saksi DPUPR Sebut Thariq Tolak Pemberian Uang
Minggu 12-07-2026,12:39 WIB
Kasus GS Oknum DPRD Lumajang, Ketua DPD Jatim Pemuda Solidaritas Merah Putih Surati Presiden
Minggu 12-07-2026,13:17 WIB
Bulog Jatim Tembus Target Serapan Gabah 100 Persen, Capai 884 Ribu Ton Setara Beras
Minggu 12-07-2026,14:56 WIB
Pencarian Pemancing Ngantru Hilang Ditutup, Muncul Petunjuk Tak Terduga dari CCTV Rumah
Terkini
Minggu 12-07-2026,21:56 WIB
Penggerak Koperasi di Sukabumi Terinspirasi Presiden Prabowo, Optimistis Koperasi Bangkit
Minggu 12-07-2026,20:27 WIB
Kantor Imigrasi Kediri Hadirkan Pasporia di Car Free Day Nganjuk, Layani 29 Permohonan Paspor
Minggu 12-07-2026,20:21 WIB
INKA Kirim Dua Lokomotif ke Australia Lewat Surabaya, Perkuat Ekspansi Pasar Global
Minggu 12-07-2026,19:53 WIB
Pemkot Surabaya Siapkan 2.700 Stan Gratis untuk Tertibkan Pasar Tumpah dan PKL
Minggu 12-07-2026,19:51 WIB