Surabaya, memorandum.co.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Surabaya menilai, kebijakan menaikkan harga BBM bersubsidi akan melukai hati masyarakat. Sebab, perekonomian masyarakat belum sepenuhnya membaik akibat dampak dua tahun pandemi Covid-19. "Kita masih dalam tahap pemulihan ekonomi. Aktivitas ekonomi berangsur membaik. Namun itu bukan pembenaran untuk serta merta menaikkan pertalite hingga 10 ribu per liter," ujar Ketua DPC GMNI Surabaya Refi Achmad Zuhair, Senin (5/9). Pria yang akrab disapa Refi ini lantas menyinggung Perpres Nomor 98/2022, yang menyatakan subsidi BBM dengan anggaran Rp502,4 triliun. Menurutnya, ketika harga minyak dunia kembali naik sehingga dikhawatirkan anggaran tersebut tidak cukup, maka pemerintah bisa melakukan realokasi anggaran dari sektor lain. Dengan begitu, lanjut Refi, anggaran untuk subsidi BBM bisa ditambahkan dan tidak perlu mengurangi anggaran untuk subsidi BBM. "Melihat beban subsidi BBM, memang sangat berat beban yang diemban oleh pemerintah. Namun jangan sampai beban tersebut dikorbankan kepada rakyat dengan harus mengurangi subsidi BBM. Ini (kebijakan kenaikan, red) harus dievaluasi," tegaa dia. Pihaknya menambahkan bahwa pemerintah harus secara jelas merinci jenis kendaraan yang berhak mengkonsumsi BBM bersubsidi. Sehingga Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM), harus direvisi. "Bicara soal subsidi, harus tepat sasaran. Pemerintah harus punya kategori kendaraan yang berhak dan tidak berhak mengkonsumsi subsidi BBM. Sejauh ini sepertinya belum ada kan," katanya. "Selain itu, pemerintah juga harus mengoptimalisasi peran-peran lembaga negara yang menjadi stakeholder dalam pengawasan distribusi BBM, seperti BPH Migas," pungkas Refi. (bin)
GMNI Surabaya Minta Pemerintah Evaluasi Kenaikan Harga BBM Subsidi
Senin 05-09-2022,10:37 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 30-09-2026,06:49 WIB
Pakar Hukum UNISLA Soroti Polemik PT PAL dan Forum IDeA di Lamongan
Rabu 30-09-2026,13:46 WIB
3 Kader Gerindra Bersama 5 Orang Diamankan Polrestabes Surabaya saat Pesta Narkoba
Rabu 30-09-2026,08:33 WIB
Jadi Penyebab Tabrakan Maut dengan KRL di Bekasi, Masinis KA Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka
Rabu 30-09-2026,16:33 WIB
Profil Muhammad Ukasyah Ali Murtadho, Anggota DPRD Malang yang Diciduk Polisi Terkait Kasus Narkotika
Rabu 30-09-2026,09:00 WIB
Polisi Ngawi dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Gunung Botak
Terkini
Kamis 01-10-2026,06:00 WIB
Bayang Cinta Tanpa Kepastian (4) Terombang-ambing di Persimpangan Hati
Kamis 01-10-2026,03:09 WIB
Kinerja Sejumlah BUMD Milik Pemprov Jatim Butuh Pengawasan
Kamis 01-10-2026,02:09 WIB
Fraksi Golkar Sambut Baik Terbentuknya BP BUMD, Harus Diisi Pejabat Paham Bisnis
Kamis 01-10-2026,00:26 WIB
TTL Edukasi Siswa Pilah Sampah Sejak Dini
Rabu 30-09-2026,23:16 WIB