Surabaya, memorandum.co.id - Peredaran narkoba jaringan Sidoarjo kembali diringkus anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Tersangka, Yosep (50), warga Jalan Gubeng Jaya Tengah, ditangkap setelah dipancing petugas mengantarkan 2 poket sabu seberat 3,11 gram di sebuah hotel di wilayah Surabaya selatan. Setelah terbukti, polisi langsung menggiring pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang service air conditioner (AC), ke Mapolrestabes Surabaya. "Tersangka pengedar sabu jaringan Sidoarjo," kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri, Kamis (12/5). Informasi yang dihimpun, pengungkapan kasus ini merupakan pengembangan dari penangkapan pengedar narkoba jaringan Sidoarjo yang lebib dulu diringkus di Sidoarjo."Saat diinterogasi, tersangka mengaku juga melayani pembelian ke pengedar (Yosep)," beber Daniel. Setelah mendapatkan identitas Yosep, anggota langsung bergerak dengan memancing tersangka keluar dari persembunyiannya. "Anggota menyamar sebagai pembeli dan sepakat janjian ketemu di hotel," jelas lulusan Akpol 2004 ini. Perangkap itu cukup ampuh. Terbukti, Yosep tidak mengetahui jika yang memesan adalah polisi dan mengantar barang ke hotel. Begitu muncul memberikan sabu langsung disergap petugas. Setelah penangkapan itu, anggota sempat mengeler ke rumah tersangka ke Gubeng Jaya. Dan hasilnya, ditemukan barang bukti tambahan, yakni timbangan elektrik, 3 skrop plastik, 1 potongan sendok plastik warna merah, 1 pak plastik klip kecil kosong,1 dompet kecil warna Gold, 1 HP merek Samsung. Pengakuan Yosep kepada penyidik, mendapatkan barang haram karena pesanan dari Alex (DPO), pelanggannya dengan cara diranjau di Pondok Jati Sidoarjo pada 30 Maret lalu. "Saya beli 10 gram seharga Rp 8,4 juta. Kemudian dibagi dua dengan Alex. Sabu untuk dijual lagi dan sebagian untuk saya konsumsi sendiri," terang Yosep. (rio)
Pengedar Gubeng Dipancing Polisi Antar Sabu ke Hotel
Kamis 12-05-2022,18:38 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 24-04-2026,06:44 WIB
Live TikTok Jadi Etalase 'Pijat Plus-Plus', Pakar: Bukan Sekadar Moral, Ini Krisis Nasional
Jumat 24-04-2026,07:26 WIB
Kasus Pembacokan di Pragoto Surabaya, Pelaku 4 Orang 1 Eksekutor
Jumat 24-04-2026,06:54 WIB
Italia Tegas Tolak Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Usulan Pejabat AS Diprotes Keras
Jumat 24-04-2026,06:00 WIB
Wali Kota Wahyu Hidayat Lepas Keberangkatan 7 Kloter Jamaah Haji Kota Malang
Jumat 24-04-2026,07:03 WIB
Cedera Hamstring, Lamine Yamal Absen Hingga Akhir Musim Barcelona tapi Siap Tampil di Piala Dunia
Terkini
Jumat 24-04-2026,22:55 WIB
Pembunuhan Sencaki Surabaya, Polisi Sita Pisau
Jumat 24-04-2026,21:22 WIB
Imigrasi Kediri Tetapkan Desa Binaan di Pare untuk Cegah TPPO hingga Akar
Jumat 24-04-2026,21:13 WIB
Truk Tertimpa Pohon Tumbang di Pantura Situbondo, Arus Lalin Sempat Macet
Jumat 24-04-2026,21:08 WIB
DPRD Surabaya Gelar Paripurna, Saifuddin Zuhri Diusulkan Pimpin Dewan
Jumat 24-04-2026,21:03 WIB