Kasus Pembacokan di Pragoto Surabaya, Pelaku 4 Orang 1 Eksekutor
Iwan (34) adik sepupu korban menunjukkan lokasi Jaiz tewas dibacok di Jalan Pragoto II, Simokerto, Surabaya--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Tragedi berdarah menggegerkan warga Jalan Pragoto II, Simokerto. Muhammad Jaiz (57) tewas dengan luka bacok di dada dan kepala, Kamis 23 April 2026.

Mini Kidi Wipes.--
Iwan (34), adik sepupu korban bercerita, terduga pelakunya adalah orang dekat yang merupakan satu tongkrongan dengan korban. Informasi yang dia dapat, untuk jumlah pelaku yang nekat mengeksekusi Jaiz itu berjumlah empat orang dan diduga diotaki oleh terduga pelaku yang akrab dipanggil Man oleh warga sekitar.
"Kalau dengar informasinya, empat orang (pelaku). Cuma yang saya tahu di sini, sebelum kejadian itu saya melihat tersangka dan adiknya. Adiknya tersangka dari Pragoto Gang I, dia berbincang sama kakaknya di sini (Pragoto Gang II)," katanya.
BACA JUGA:Kesaksian Ketua RT di Lokasi Pembacokan Sencaki, Sempat Duel Sebelum Korban Dieksekusi Secara Keji

Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--
Saat itu, Sekitar pukul 06.30 Iwan sedang membersihkan kotoran burung dan memberinya makan di depan rumahnya. Setelah itu, Iwan sarapan. Tiba-tiba, dia dikagetkan dengan teriakan istrinya setelah melihat Jaiz terkapar bersimbah darah di Pragoto II.
"Waktu bersihin burung itu saya sempat berpapasan dengan Cak Man. Saya sapa. Nah, tapi saya enggak tahu kalau habis itu (membunuh kakak sepupunya). Nama lengkapnya gak tau, di sini dipanggil Cak Man," lanjutnya.
Iwan tak mengetahui pasti kronologi pembunuhan tersebut. Tapi berdasar informasi yang dihimpun Iwan dari tetangganya, sejak sekitar pukul 05.00 korban dan terduga pelaku itu sempat berkelahi dengan adiknya Man. Setelah itu masing-masing dari mereka kembali pulang.
"Pemicunya saya kurang tahu. Masih cari info. Ada yang bilang karena hutang, ada yang bilang karena perempuan. Saya enggak berani memastikan, makanya saya cari info dulu," ungkapnya.
BACA JUGA:Kasus Pembacokan di Dupak Surabaya, 4 Pelaku Lain Diburu Polisi
Perkelahian antara korban dan adik Cak Man itulah yang diduga jadi awal petaka bagi Jaiz. Setelah Perkelahian itu, pelaku pulang memanggil beberapa kakaknya, salah satunya adalah Cak Man. Beberapa saat kemudian, datanglah para pelaku sambil membawa senjata tajam.
"Jadi Man ini dibantu adiknya. Nah adiknya bagian yang pegang korban, katanya warga. Korban dan Cak man dibilang teman tongkrongan juga. Karena banyak yang kenal juga di sini. Sedangkan di sini, masih ada familinya. Nah rumah tersangka itu di rumah susun Sombo," paparnya.
Sumber:








