Sidoarjo, Memorandum.co.id - Polsek Krian jajaran Polresta Sidoarjo berhasil mengamankan seorang pria berinisial A, 41 tahun, asal Prambontergayang, Soko, Tuban, pada Minggu (6/3/2022). Ia ditangkap karena kedapatan membuat dan mengedarkan uang palsu. Kasus ini terungkap dari laporan masyarakat kepada polisi, kemudian ditindaklanjuti anggota Polsek Krian dengan melakukan penyamaran untuk bertransaksi dan bertemu A di depan salah satu swalayan di Krian. Tidak butuh waktu lama polisi berhasil meringkus tersangka di lokasi. Saat diamankan barang bukti yang didapatkan polisi dari tersangka, antara lain uang palsu sejumlah Rp 9 juta berupa pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu. Kemudian oleh polisi dilakukan pengembangan ke rumah tersangka di Prambontergayang, Soko, Tuban. “Di rumah tersangka A, kami mendapatkan barang bukti lainnya. Yakni sejumlah uang palsu pecahan Rp 50 ribu, Rp 20 ribu, Rp 5 ribu serta 17 lembar kertas HVS yang sudah tercetak uang pecahan Rp 20 ribu,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro pada wartawan, Jumat (18/3/2022). Selain sejumlah lembaran uang palsu, polisi juga menemukan barang bukti di rumah tersangka. Yakni alat scan dan printer yang digunakan untuk menscan uang asli kemudian di print di lembaran kertas HVS oleh tersangka. Kemudian delapan botol cairan pengkilap, untuk disemprotkan pada uang palsu yang sudah di print. Pada uang palsu tersebut, tersangka menempelkan solasi putih yang digunting putus-putus sesuai uang asli. Dari hasil pemeriksaan polisi, tersangka A mendapatkan ide pembuatan uang palsu dari youtube. Lalu ia mengedarkan uang palsu sudah lima bulan dengan total Rp 300 juta. Sementara keuntungan yang diperolehnya mencapai Rp 100 juta. Ia memasarkan uang palsu melalui media sosial. Bila ada pembeli uang palsu dikirimkan ke alamat pemesan, lalu oleh pemesan uang dibayarkan melalui transfer ke rekening tersangka. Kini tersangka ditahan di Polresta Sidoarjo dengan ancaman hukuman selama 15 tahun. Sebagaimana dimaksud dalam pasal 244 KUHP, dan atau Pasal 36 Ayat (1), (2), dan (3) UU RI No. 07 Tahun 2011 tentang mata uang. Pada kesempatan ini, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menghimbau kepada masyarakat, bahwa jelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri patut diwaspadai peredaran uang palsu. Jangan mudah tergiur dengan pertukaran uang baru untuk lebaran. Perlu dilakukan pengecekan bentuk uangnya, sesuai peraturan pemerintah.(bwo/jok)
Polresta Sidoarjo Tangkap Pembuat dan Pengedar Upal Rp 300 Juta
Jumat 18-03-2022,11:04 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 10-08-2026,20:19 WIB
Respons Cepat Laporan Warga, Polsek Gondang Bubarkan Konvoi Perguruan Silat
Senin 10-08-2026,17:49 WIB
Polresta Malang Kota Siapkan 250 Personel Amankan HUT Ke-39 Arema FC
Senin 10-08-2026,19:32 WIB
Lima Warga Jatim Rugi Rp3,5 Miliar Tertipu Modus CASN Jalur Susulan
Senin 10-08-2026,21:43 WIB
Kejagung Periksa Tujuh Saksi Terkait Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Senin 10-08-2026,21:51 WIB
Presiden Dijadwalkan Buka Muktamar Ke-35 NU di Jombang
Terkini
Selasa 11-08-2026,17:01 WIB
Kanitbinmas Polsek Banyakan Cek Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan di Kediri
Selasa 11-08-2026,16:56 WIB
Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Kawasan Dingklik Bromo Pasuruan
Selasa 11-08-2026,16:51 WIB
Mobil Alphard KH Anwar Zahid Kecelakaan di Jalan Raya Bojonegoro-Ngawi
Selasa 11-08-2026,16:45 WIB
Polda Jatim Terima Laporan Penipuan Modus CPNS Jalur Susulan, Kerugian Korban Capai Rp 3,5 Miliar
Selasa 11-08-2026,16:01 WIB