Surabaya, memorandum.co.id - Dua bandit curanmor dengan sarana mobil untuk mencari sasaran berhasil dibekuk anggota Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya. Mereka Bambang (50), warga Jalan Petukangan Baru, dan Edi (46), warga Jalan Indrapura. Kedua tersangka ditangkap di daerah Pesapen, setelah aksinya terekam closed circuit television (CCTV), saat mencuri motor di Jalan Kupang Jaya. Sedangkan seorang temannya masih buron. "Identitas seorang temannya bertugas mengemudi mobil yang buron sudah kami kantongi, diimbau untuk menyerahkan diri," ungkap Kasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirzal Maulana, Kamis (4/11/2021). Dalam rekaman CCTV, komplotan bandit tersebut awalnya mencari sasaran di Jalan Kupang Jaya dengan mengendarai mobil. Saat melintas di depan rumah kav 9, melihat motor matic diparkir milik Muhammad, warga Jalan Tenggumung Wetan. Kesempatan itu, tidak disia-siakan para pelaku. Dua eksekuror Bambang dan Edi langsung turun dari mobil dan jalan kaki menghampiri motor. Setelah dirasa aman, Bambang kemudian mengambil kunci T dari sakunya dan merusak kunci setir. Setelah berhasil lalu kabur dengan diikuti mobil. "Satu tersangka masuk ke mobil dan satunya membawa lari motor curian," beber Mirzal. Sedangkan korban mengetahui motornya raib segera melapor ke Polrestabes Surabaya dengan menyerahkan bukti rekaman CCTV. Kemudian polisi menindaklanjuti dengan mencari keberadaan para pelaku. Upaya polisi akhirnya membuahkan hasil dan berhasil menangkap Bambang dan Edi di daerah Pesapen. Polisi juga menggeledah kedua tersangka, namun tidak menemukan motor korban dan hanya menyita kunci T. Ada kemungkinan sudah dijual ke penadah. "Kedua pelaku merupakan pemain lama dan berstatus residivis," jelas Mirzal. Di hadapan penyidik, kedua tersangka mengaku dua kali mencuri motor. Selain di Kupang Jaya, juga melakukan pencurian motor dengan modus yang sama di Jalan Raya Satelit Utara. Mereka membawa mobil agar tidak di curigai jika masuk ke wilayah perumahan atau perkantoran. "Kami sewa sebelum beraksi," ungkap Bambang dan Edi kepada penyidik. Setiap berhasil mencuri motor, langsung dibawa ke Madura untuk dijual ke penadah seharga Rp 2 juta hingga Rp 3 juta. "Hasilnya untuk bayar sewa mobil dan sisanya dibagi rata," pungkas Bambang. Bambang ini merupakan residivis dan baru keluar dari penjara pada 2021. Dia ditangkap anggota Reskrim Polsek Pati, Jawa Tengah pada 2020. Sedangkan Edi pernah ditangkap anggota Reskrim Polsek Tambaksari pada 1997 atas kasus penjambretan dan menjalani hukuman 1 tahun. (rio/fer)
Bandit Bermobil Dibekuk Berkat CCTV
Kamis 04-11-2021,18:36 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-04-2026,23:04 WIB
Gus Fawait Serap Aspirasi Warga Lewat Program Bunga Desaku di Mumbulsari
Senin 06-04-2026,23:08 WIB
Bupati Jember Tinjau Banjir Mumbulsari, Koordinasi dengan Provinsi untuk Penanganan Cepat
Senin 06-04-2026,21:35 WIB
Harga Avtur Naik, Pemerintah Jaga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau
Senin 06-04-2026,21:55 WIB
Pemerintah Gandeng Swasta Bangun 1.000 Rumah Murah untuk MBR
Senin 06-04-2026,21:51 WIB
Fahri Hamzah Ingatkan Jangan Beri Ruang Tindakan Inkonstitusional
Terkini
Selasa 07-04-2026,20:50 WIB
Jatim Siaga Kemarau 2026, Khofifah Minta Daerah Antisipasi Kekeringan dan Karhutla
Selasa 07-04-2026,20:38 WIB
Pemkab Lamongan Susun Strategi Antisipasi Bencana Kemarau 2026
Selasa 07-04-2026,20:34 WIB
Prakiraan Cuaca Jatim 8 April 2026 Sepuluh Wilayah Diprediksi Cerah Berawan
Selasa 07-04-2026,20:30 WIB
Sejarah Hari Anak Balita Nasional yang Diperingati Setiap 8 April
Selasa 07-04-2026,19:51 WIB