Surabaya, memorandum.co.id - Tindak pidana narkotika masih mendominasi perkara yang ditangani Kejaksaan Negeri Surabaya. Setidaknya, sekitar 65 persen dari perkara yang masuk adalah perkara barang haram itu. "Masih didominasi perkara narkoba. Masih tetap sama dari tahun sebelumnya," tutur Ahmad Muzakki saat ditemui di ruangannya, Jumat (22/10). Saat ditanya terkait total jumlah perkara yang ditangani saat ini, mantan jaksa Kejaksaan Negeri Bangil itu mengatakan ada sekitar 1298 Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang masuk ke pihaknya. "Rinciannya 649 perkara narkoba dan lainnya 649 perkara kriminal,"katanya. Sedangkan untuk perkara yang dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Surabaya, tambah pria kelahiran 39 tahun lalu itu menjelaskan ada sekitar 1308 perkara."Rinciannya 720 perkara narkoba dan 588 perkara lainnya,"imbuhnya. Lebih lanjut, Muzakki mengatakan total ribuan perkara itu masuk ke pihak Kejari Surabaya dalam kurun waktu 9 bulan. "Masuk dalam periode Januari hingga Oktober 2021,"pungkas jaksa yang pernah bertugas di Kejari Tabanan, Bali tersebut. (mg5)
Perkara Narkoba Masih Dominasi di Kejari Surabaya
Jumat 22-10-2021,19:17 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 31-03-2026,13:34 WIB
Amankan Aset Fasum, 18 PSU Pengembang Diserahkan ke Pemkot Surabaya
Selasa 31-03-2026,06:10 WIB
Perangi Peredaran Rokok Ilegal, DJBC Jatim I Andalkan Sinergi Informasi dan Edukasi Publik
Selasa 31-03-2026,09:22 WIB
Harga Plastik Masih Tinggi Usai Lebaran 2026, Ini Penyebabnya
Selasa 31-03-2026,10:26 WIB
Petaka di Balik Kap Mesin: Niat Perbaiki Mobil, Rumah Warga Jember Ludes Dilalap Api
Selasa 31-03-2026,06:49 WIB
Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat
Terkini
Rabu 01-04-2026,00:11 WIB
Resmi, Harga BBM di SPBU Pertamina per 1 April 2026 Tetap Stabil
Rabu 01-04-2026,00:04 WIB
Layanan Publik dan Sektor Strategis Tetap Berjalan, Dikecualikan dari WFH Jumat
Rabu 01-04-2026,00:01 WIB
Transformasi Budaya Kerja dan Hemat Energi, ASN WFH Setiap Jumat Mulai April
Selasa 31-03-2026,23:51 WIB
Pemerintah Terapkan 8 Transformasi Budaya Kerja dan Hemat Energi Mulai 1 April
Selasa 31-03-2026,22:44 WIB