Malang, Memorandum.co.id - Kepala kantor Bulog cabang Malang Supriono menyatakan kondisi ketersediaan beras yang ada di gudang Bulog cabang Malang dalam kondisi aman. Saat ini jumlahnya mencapai 16-17 ribu ton. Ketersedian beras di gudang Bulog tersebut dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. “Kebutuhan beras sampai dengan akhir tahun 2021 cukup aman,” terang Kabulog cabang Malang Supriono, Senin (2/8/2021). Selama ini, untuk melayani kebutuhan beras Malang Raya dan Pasuruan, setiap tahunnya hanya sebanyak 3.000 ton, sedangkan ketersediaan yang ada jauh diatas kebutuhan rata-rata. Sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan insidentik pada tahun ini hanya untuk Bansos beras bagi masyarakat yang terdampak PPKM. Sedangkan, tahun lalu untuk pemenuhan kebutuhan bantuan bencana. Dikatakan, tahun ini tidak ada operasi pasar dikarenakan harga beras di pasaran masih stabil dan tidak sampai adanya lonjakan harga yang cukup signifikan. Apalagi tidak sampai terjadi bahan yang dibutuhkan hilang di pasaran atau ketersediaan pasar kesulitan. “Apalagi pada akhir-akhir ini tidak ada operasi pasar guna memenuhi kebutuhan beras di pasaran,” kata Supriono. Program yang dilakukan Bulog ini menurutnya berdasarkan intruksi dari pemerintah pusat, seperti melakukan operasi pasar atau pemenuhan bantuan. Keberadaan Bulog ini sebagai penyeimbang kebutuhan pangan, utamanya beras. Meski saat ini, Bulog juga menyediakan gula pasir, bawang merah, minyak goreng. “Untuk beras harganya sesuai dengan Harga Eceran Terendah (HET) sebesar Rp 8.300 sesuai dengan keputusan menteri,” jelasanya. Pemenuhan pelayanan pada wilayah kerja, Supriono menyampaikan masih stabil pada setiap tahunnya sehingga ketersediaan beras dalam gudang bulog semakin banyak. Disamping itu pengadaan pembelian dari petani terus berjalan, otomatis ketersediaan terus bertambah sedangkan kegiatan operasi pasar maupun penyaluran bantuan tidak banyak. “Seperti pada tahun ini masih melakukan pemenuhan bantuan bansos beras PPKM,” imbuhnya. Bupati Malang Sanusi menyampaikan ketersediaan beras di Bulog ini cukup baik karena tidak sampai terjadi kekurangan pangan di wilayah Malang Raya. Apalagi saat ini kondisi perekonomian juga terpengaruh dengan adanya pandemi Covid-19 ditambah diberlakukannya PPKM Darurat, otomatis pendapatan masyarakat banyak mengalami penurunan. “Apalagi kualitas beras yang ada cukup baik seperti yang ada dipasaran,” katanya. (kid/ari/gus)
Stok Beras di kabupaten Malang Aman Sampai Akhir Tahun
Selasa 03-08-2021,08:49 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 18-01-2026,13:09 WIB
Pemkab Tulungagung Anggarkan Rp50 M untuk Gaji PPPK Paruh Waktu Tahun 2026
Minggu 18-01-2026,16:34 WIB
Misteri Pembunuhan Wonokusumo Jaya Surabaya, Polisi Sisir Rekaman CCTV
Minggu 18-01-2026,23:02 WIB
Kebutuhan Penanganan Jalan Desa Tinggi, Pemkab Gresik Fokus Perbaikan JPD Mulai 2026
Minggu 18-01-2026,15:49 WIB
Tragedi Berdarah di Wonokusumo Jaya, Hendak ke Pasar, Pengendara Stylo Tewas Dibacok
Minggu 18-01-2026,16:22 WIB
Lurah dan Perangkat Desa Jadi Saksi Kasus Pemalsuan Dokumen Nenek Elina di Surabaya
Terkini
Senin 19-01-2026,13:00 WIB
Sinergi Amankan Arus Nataru, Polres Pelabuhan Tanjung Perak dapat Penghargaan dari Pelindo
Senin 19-01-2026,12:57 WIB
Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kapolres Batu Tekankan Respons Cepat dan Pelayanan Sepenuh Hati
Senin 19-01-2026,12:44 WIB
Polsek Sawahan Intensifkan Patroli Pertokoan, Jamin Keamanan Masyarakat
Senin 19-01-2026,12:38 WIB