Surabaya, Memorandum.co.id - Komisi C DPRD Jawa Timur menemukan pemanfaatan aset milik Pemprov Jatim di wilayah Trosobo, Kecamatan Taman, Sidoarjo tidak maksimal. Bahkan, lahan seluas 8 hektar dengan berjajar bangunan gudang itu banyak dikuasai pihak ketiga. Wakil ketua Komisi C DPRD Jatim, Hj Ma'mulah mengaku kaget saat rombongan komisi membidangi keuangan ini melakukan sidak aset milik Pemprov Jatim. "Pergudangan disewakan dengan harga murah ke swasta, itupun ada peyewa yang hingga tahun 2021 belum memenuhi kewajibannya ke pemprov," tutur Hj Ma'mulah Harun saat sidak aset milik Pemprov Jatim di kawasan Lingkungan Industri Kecil (LIK) Trosobo, Kecamatan Taman, Sidarjo. Aset yang menjadi tanggungjawab Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Jawa Timur, lanjut Hj Ma'mulah Harun ternyata masih banyak butuh penataan yang lebih baik. Sebab, banyak aset milik Pemprov Jatim tidak terkelola dengan baik. Meski sudah dikelola, ternyata target Pendapatan Asli Daerah (PAD)-nya tidak maksimal. Ma'mulah Harun yang juga politisi PKB Jawa Timur ini menyebutkan, banyak bangunan pergudangan yang didirikan penghuninya tanpa ada IMB. Padahal bangunan tersebut berdiri di lahan milik Pemprov Jatim. "Bangunan ini tanpa IMB dan tidak ada ijin dari pemilik lahan (Pemprov Jatim)," tegas dia. Senada, Agus Dono Wibawanto, anggota Komisi C DPRD Jatim menegaskan, dalam waktu dekat pihaknya menggelar hearing dengan dinas terkait. "Untuk memastikan bagaimana bisa aset dikuasai pihak lain dengan mengubah bentuk bangunan," tegas Agus Dono. Politisi Partai Demokrat ini berharap tidak terjadi kebuntuan komunikasi antara penyewa lahan dengan Pemprov Jatim. Apalagi pemanfaatan aset dengan melibatkan pihak swasta tidak melibatkan DPRD Jawa Timur. Di lingkungan Lingkungan Industri Kecil (LIK) Trosobo terdapat puluhan pergudangan yang disewa pihak swasta. Namun pada praktIknya, mereka tidak membayar sewa sesuai ketentuan peraturan perda. "Dewan dengan harga sangat murah saja merek tidak membayar, apalagi mahal. Apalagi ini sudah melanggar peraturan daerah (perda)," tegas politisi yang juga alumnus UWKS ini. Anggota Komisi C yang ikut sidak antara lain, Blegur Prihanggono dari Fraksi Golkar, Lilik Hendrawati dari Fraksi KBN, Mahhud dari Fraksi PDI Perjuangan, Muh Khulaim Junaidi dari Fraksi PAN, Agustin Poliana dari Fraksi PDI Perjuangan. (day)
Pemanfaatan Aset Tak Maksimal, PAD Jatim Lepas
Selasa 25-05-2021,15:51 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 02-10-2026,22:33 WIB
Nyamar Jadi Pembeli, Satpol PP Kota Surabaya Segel Outlet DrinkinQ di Barata Jaya
Jumat 02-10-2026,15:24 WIB
Viral di Medsos Dugaan Jual Beli Banpang, Bulog Gandeng Polisi Lakukan Penelusuran
Sabtu 03-10-2026,07:37 WIB
Kembali ke Jatim, Irjenpol Dekananto Eko Purwono Dipercaya Jadi Kapolda
Jumat 02-10-2026,16:29 WIB
Berkas Pengemudi Outlander Mabuk Penabrak Pekerja Event di Surabaya Dinyatakan P-21
Jumat 02-10-2026,20:31 WIB
Terjatuh ke Ruang Lift Lantai Lima Gedung Fukumi, Pria Asal Pasuruan Selamat
Terkini
Sabtu 03-10-2026,11:57 WIB
Capaian 100 Persen, Polres Ngawi Percepat Pembentukan Agen Perlinsos
Sabtu 03-10-2026,11:33 WIB
Peringati Hari Batik, Mercure Surabaya Grand Mirama Gelar Kanvas Pancake Bersama Siswa SMALB Karya Mulia
Sabtu 03-10-2026,11:20 WIB
Tiga Srikandi MI Bahrul Ulum Blawi Lamongan Siap Guncang OMI Jawa Timur
Sabtu 03-10-2026,10:52 WIB
Gelar Aksi Peduli, Kementerian ATR/BPN Selenggarakan Hantaru Peduli Lewat Donor Darah
Sabtu 03-10-2026,10:30 WIB