Surabaya, memorandum.co id - Polisi terus mencari identitas dan penyebab tewasnya pria Mr X yang ditemukan tersangkut di tanaman bakau sekitar Pergudangan Greges, Jalan Greges, kemarin sore. Mayat tersebut ditemukan dalam keadaan tengkurap serta mengenakan kaos biru. Di bagian perut korban terdapat seutas tali rafia yang melilit. Polisi hingga saat ini belum mengungkap identitas korban dikarenakan kondisi tubuh korban sudah tak utuh dan membusuk. Beberapa organ seperti tangan kiri dan kedua kaki juga hilang. Mengenai dugaan berapa lama korban meninggal, Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga masih menyelidikinya. Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Gananta mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil visum dan otopsi yang dilakukan rumah sakit dr Soetomo. Mengenai usia dan terkait berapa lamanya korban meninggal dunia, pihaknya belum bisa memastikan. "Kami masih menunggu hasil otopsi dan visum dari rumah sakit. Untuk sementara tidak ada identitas sama sekali yang menempel pada tubuh korban," ungkapnya, Rabu (19//5/2021). Ia mengungkapkan, penyelidikan awal diduga mayat tersebut berasal dari laut yang terbawa saat arus pasang. Mengenai tali yang melilit, pihaknya belum bisa memastikan tali tersebut. "Tali itu ada di atas tubuhnya. Kami masih belum memastikan tali tersebut sebelumnya dililitkan atau tersangkut saat korban terbawa arus," katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan tersangkut di pinggir pesisir hutan bakau. Mayat Mr X ini ditemukan pertama kali oleh sopir pergudangan. Sopir ini memberitahu satpam mengenai temuan sesosok mayat yang terdampar di hutan bakau. Mayat laki-laki ini ditemukan dalam keadaan tengkurap dan hanya mengenakan kaos biru dengan kondisi jasad yang sudah membusuk dan tak utuh lagi. (alf)
Polisi Cari Identitas dan Penyebab Tewasnya Mr X di Greges
Rabu 19-05-2021,14:41 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 21-04-2026,08:24 WIB
Inspirasi Aleana Devifretty: Meneladani Semangat Kartini Modern di Era Digital
Selasa 21-04-2026,07:37 WIB
Prof Mangestuti Agil: Kartini di Era AI, Perempuan Jadi Kunci Perubahan Global
Selasa 21-04-2026,07:55 WIB
Reaktualisasi Semangat Kartini dalam Ekonomi Kuliner Digital
Selasa 21-04-2026,08:08 WIB
Kartini Modern ala Ni Komang Darmiati: Belajar Tanpa Henti, Jaga Empati di Era AI
Selasa 21-04-2026,23:34 WIB
Menuju Standar Oecd, Pemerintah Siap Sederhanakan Aturan Investasi
Terkini
Rabu 22-04-2026,07:00 WIB
Coventry City Kunci Gelar Championship Usai Hajar Portsmouth 5-1, Lampard Ukir Prestasi Bersejarah
Rabu 22-04-2026,06:28 WIB
Chelsea Dihajar Brighton 0-3, Tekanan untuk Liam Rosenior Makin Memuncak
Rabu 22-04-2026,06:06 WIB
Pemkot Madiun Perketat Pengawasan SPPG Usai Dugaan Keracunan MBG
Selasa 21-04-2026,23:37 WIB
Rosan Lapor ke Presiden Prabowo, Indonesia Masih Jadi Primadona Investor Asing
Selasa 21-04-2026,23:34 WIB