Pemkot Madiun Perketat Pengawasan SPPG Usai Dugaan Keracunan MBG
Sekretaris Daerah Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto.--
MADIUN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pengawasan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Madiun bakal diperketat. Langkah ini diambil menyusul kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa belasan siswa SDN 1 Demangan.
BACA JUGA:Pemkot Madiun Evaluasi Program MBG Usai Dugaan Keracunan di SPPG Demangan 4

Mini Kidi Wipes.--
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto mengatakan, pengawasan akan difokuskan pada seluruh SPPG, terutama yang belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
“Kami akan memperketat monitoring, terutama terkait SLHS,” ujarnya belum lama ini.
BACA JUGA:Waspada Beras SPHP Oplosan, Peneliti Gizi FKM Unair Ungkap Risiko Kanker hingga Keracunan

Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--
Menurut Soeko, saat ini terdapat sekitar 24 SPPG di Kota Madiun. Namun, sebagian di antaranya belum memiliki SLHS karena sertifikat tersebut baru bisa dipenuhi setelah operasional berjalan. Meski demikian, pihaknya menegaskan seluruh pengelola harus tetap mematuhi ketentuan dari Badan Gizi Nasional (BGN).
“Semua sudah ada rujukannya, kami juga mengikuti aturan yang ada,” tambahnya.
BACA JUGA:Usai Dugaan Keracunan Siswa, Postingan Menu MBG SPPG Demangan 4 Madiun Hilang dari Instagram
Ke depan, Pemkot Madiun berencana mengumpulkan seluruh pengelola SPPG untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Evaluasi tersebut mencakup identifikasi kekurangan hingga penguatan koordinasi antar pihak terkait.
“Masukan dari pengelola dan keluhan siswa akan kami rumuskan,” tegasnya.
BACA JUGA:Diduga Keracunan MBG, Belasan Siswa SDN 1 Demangan Madiun Dilarikan ke Rumah Sakit
Terkait kasus dugaan keracunan, Soeko mengklaim penanganan oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun telah berjalan optimal. Para siswa yang terdampak juga disebut telah mendapat penanganan dengan baik, meski hasil uji laboratorium hingga kini masih belum keluar.
Sumber:






