Surabaya, Memorandum.co.id - Tumpukan sampah di sungai Jalan Bendul Merisi Besar, dikeluhkan warga. Sebab, bau tidak sedap tercium sampai rumah warga. Pras, warga sekitar mengatakan, bahwa sampah mengumpul di titik itu tersebut, sehingga mengakibatkan bau menyengat sampai rumah. Sudah sering dibersihkan namun tidak lama akan mengumpul kembali. Ia mengatakan bahwa sampah-sampah tersebut mengalir dari pasar. “Sudah sering sampah-sampah itu mengumpul di sungai, sering dibersihkan tapi dua sampai tiga hari mengumpul lagi. Sampah-sampah itu mengalir dari pasar, kalau warga-warga sini kayaknya tidak membuang di sungai, ada patokan larangan membuang sampah juga,” ujar Pras, Kamis (22/4/2021). Lanjut Pras, apalagi waktu masih musim hujan, sungai tersebut meluap karena tersumbat oleh sampah. Bahkan, luapan air sungai bersamaan dengan belatung-belatung dari sampah merayap di dinding rumah warga. “Apalagi pada waktu musim hujan, air dari sungai itu meluap sampai sampah-sampah keluar dari sungai,” ujar Pras. Zainal, Satpol PP Kecamatan Wonocolo mengatakan bahwa sudah sering sekali sampah mengumpul di sungai tersebut, hanya warga saja yang memang banyak yang tidak sadar membuang sampah di sungai, sudah dibersihkan tidak lama juga mengumpul lagi. “Kurangnya kesadaran warga yang membuang sampah di sungai dapat berakibat seperti ini. Sudah sering juga dibersihkan tapi tetap mengumpul lagi,” kata Zainal. Lanjut Zainal, sering disurvei oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan, serta Dinas Lingkungan Hidup beberapa kali, namun belum ada realisasi solusinya. “Pengerukan rutin dua sampai tiga hari sekali sering dilakukan DPUBMP dan pengangkutan dari DKRTH (Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau),” pungkas Zainal. (mg-4/fer)
Warga Bendul Merisi Besar Keluhkan Bau Sampah di Sungai
Kamis 22-04-2021,19:19 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 21-04-2026,08:24 WIB
Inspirasi Aleana Devifretty: Meneladani Semangat Kartini Modern di Era Digital
Selasa 21-04-2026,07:37 WIB
Prof Mangestuti Agil: Kartini di Era AI, Perempuan Jadi Kunci Perubahan Global
Selasa 21-04-2026,07:55 WIB
Reaktualisasi Semangat Kartini dalam Ekonomi Kuliner Digital
Selasa 21-04-2026,08:08 WIB
Kartini Modern ala Ni Komang Darmiati: Belajar Tanpa Henti, Jaga Empati di Era AI
Selasa 21-04-2026,23:34 WIB
Menuju Standar Oecd, Pemerintah Siap Sederhanakan Aturan Investasi
Terkini
Rabu 22-04-2026,06:06 WIB
Pemkot Madiun Perketat Pengawasan SPPG Usai Dugaan Keracunan MBG
Selasa 21-04-2026,23:37 WIB
Rosan Lapor ke Presiden Prabowo, Indonesia Masih Jadi Primadona Investor Asing
Selasa 21-04-2026,23:34 WIB
Menuju Standar Oecd, Pemerintah Siap Sederhanakan Aturan Investasi
Selasa 21-04-2026,23:15 WIB
Modus Joki UTBK SNBT 2026 di Surabaya Terbongkar, Gunakan Ijazah dan Identitas Palsu
Selasa 21-04-2026,23:10 WIB