Surabaya, Memorandum.co.id - Melihat aksi dan bantuan masyarakat akan tanggap bencana alam, Indonesia membutuhkan peningkatan mutu dan kualitas penanggulangan bencana dari sisi sains dan teknologi. Berangkat dari hal tersebut, Menteri Sosial (Mensos) RI Dr (HC) Ir Tri Rismaharini MT melakukan diskusi bersama sekaligus kunjungan ke kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Bertempat di Gedung Rektorat ITS, mantan Wali Kota Surabaya ini mengungkapkan, jika kontribusi masyarakat dan anak-anak muda di Indonesia ini sudah maksimal ketika ada bencana di wilayah Indonesia. Dari sana ada banyak hal yang harus diperbaiki dan dikaji ulang untuk sisi pencegahannya. “Maka dari itu, kami mendiskusikan tentang perancangannya, salah satunya desain rumah tahan bencana, seperti banjir, gempa dan sebagainya,” jelas Risma. Sabtu (17/4). menurut Risma, hal ini juga didukung dengan letak Indonesia yang berada pada ring of fire. Berdasarkan pemetaan ternyata ada beberapa wilayah yang dilalui jalur megathrust dan bisa juga terkena tiga bencana. “Daerah yang dilalui jalur ini bisa mengalami banjir, erupsi gunung berapi, dan tentu gempa yang berpotensi tsunami,” kata Risma. Seiring menyambung silaturahim, Risma berharap jika nantinya rencana ini bisa didukung oleh ahli-ahli yang ada di ITS. Dengan berbagai ilmu yang terkait, Risma mengaku sangat senang, karena rancangan ini ternyata sudah didesain oleh pihak ITS. Nantinya penanggulangan bencana ini tidak hanya rumah, tetapi juga dilengkapi fasilitas yang berbasis teknologi. “Contohnya, jika di daerah rawan banjir dilengkapi dengan boat, jika rawan gempa dilengkapi tenda, dan lain-lain. ITS menyampaikan ada ahli yang siap menangani,” ucap Risma. Mendukung pernyataan Mensos, Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng memaparkan, jika ITS saat ini turut membantu program dari Kementerian Sosial (Kemensos) dan membantu masyarakat yang terkait dalam hal bencana. Rancangan penanggulangan bencana ini sudah dilakukan pemetaan sesuai wilayah dengan potensi bencana alamnya. “Penanggulangan berbasis desain rumah antibencana ini juga sudah menyesuaikan dengan kondisinya, nantinya akan dikaji lebih lanjut oleh para ahli,” papar M. Ashari. Ashari menyampaikan bahwa program ini masih dalam tahap dilaporkan ke presiden terlebih dahulu. Selain itu program yang dicanangkan oleh Mensos ini juga menggandeng perguruan tinggi lainnya seperti Universitas Airlangga (Unair) dan Universitas Indonesia (UI) “Kolaborasi ini juga menyesuaikan ahli bidang terkaitnya, seperti ITS dengan ilmu teknologinya, Unair dan UI mungkin membantu dalam ilmu humanioranya,” kata Ashari. (mg4)
Mensos Diskusi Penanggulangan Bencana di ITS
Minggu 18-04-2021,13:36 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 22-07-2026,11:00 WIB
Profit Melejit, BDL Gesit: Kinerja Moncer Dorong Kenaikan PAD Lamongan
Rabu 22-07-2026,14:36 WIB
Sidang Ke-5 Kasus Maidi Madiun Cs (8): Para Saksi Kompak Bantah Maidi Pernah Minta Fee atau Uang Proyek
Rabu 22-07-2026,13:59 WIB
Sidang Ke-5 Kasus Maidi Madiun Cs (7): Material Paving TPA Winongo Sudah Terpasang Tapi Belum Lunas
Rabu 22-07-2026,11:04 WIB
Lilin Negara dan Piring-Piring Sekolah
Terkini
Kamis 23-07-2026,07:36 WIB
Kapolri Apresiasi Bazar Bhayangkari Nusantara 2026, Dukung Penguatan UMKM Nasional
Kamis 23-07-2026,07:05 WIB
Polresta Sidoarjo Beri Kejutan Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Perkuat Sinergitas Bersama Kejari
Kamis 23-07-2026,06:45 WIB
Hari Pertama Pameran TP Surabaya, Allia Umrah dan Haji Plus Catat Puluhan Pendaftar Baru
Kamis 23-07-2026,06:36 WIB
Dongkrak Ekonomi Warga, Kodim 0809/Kediri Bangun Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kaliboto
Kamis 23-07-2026,06:24 WIB