Aksi May Day 2026 di Surabaya Dipadati 6.000 Buruh, Ini Rute Lengkapnya
Aksi massa buruh di depan kantor Gubernur Jatim saat peringkat May Day. --
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jawa Timur, ribuan Buruh akan bergerak dari enam titik berbeda di Surabaya sebelum akhirnya berkumpul di depan kantor gubernur.

Mini Kidi Wipes.--
Wakil Sekretaris DPW FSPMI Jawa Timur, Nuruddin Hidayat, mengatakan sekitar 6.000 buruh akan ikut dalam aksi ini. Mereka datang dari berbagai daerah industri seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, hingga Pasuruan.
"Aksi ini adalah bentuk kebersamaan buruh Jawa Timur untuk menyuarakan aspirasi. Kami ingin semua berjalan tertib dan terkoordinasi," ujar Nuruddin, Kamis, 30 April 2026.
BACA JUGA:Kapolres Gresik Tegaskan Pelayanan Humanis dan Matangkan Pengamanan May Day 2026

Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--
Sebelum aksi dimulai, massa buruh akan lebih dulu melaksanakan salat Jumat di tiga lokasi, yaitu Masjid Al-Akbar Surabaya, Masjid Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, dan Masjid Al-Falah Surabaya.
Sementara itu, peserta dari luar FSPMI akan salat Jumat di sepanjang Jalan Pahlawan, tepat di depan Kantor Gubernur Jawa Timur.
Menurut Nuruddin, semua massa akan bergerak ke titik kumpul utama di BG Junction Mall sekitar pukul 13.00 WIB. Dari sana, mereka akan melakukan long march menuju kantor gubernur melalui Jalan Bubutan hingga Jalan Pahlawan.
"Sekitar pukul 14.00 WIB kita mulai jalan bersama, dan targetnya pukul 15.00 WIB sudah sampai di lokasi aksi," jelas Nuruddin.
BACA JUGA:May Day, Sarbumusi Lamongan Ajak Kolaborasi Wujudkan Kesejahteraan Pekerja
Enam titik ini menjadi kunci jalannya aksi, mulai dari lokasi ibadah, titik kumpul, hingga rute long march. Dengan skema ini, pergerakan massa diharapkan lebih tertib dan tidak menumpuk di satu lokasi saja.
Di titik akhir nanti, buruh akan menyampaikan berbagai tuntutan, mulai dari soal upah, penghapusan outsourcing, hingga perlindungan kerja.
"Kami ingin pemerintah tidak hanya memberi janji, tapi benar-benar menghadirkan kebijakan yang berpihak pada buruh," pungkasnya. (Ain)
Sumber:








