SURABAYA - Selama tujuh hari ke depan, Sugito, anggota DPRD Kota Surabaya yang ditetapkan tersangka kasus dana hibah jasmas, akan menempati ruang karantina di Cabang Rutan Kelas I Surabaya di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim. Ruang isolasi atau karantina itu dimaksudkan sebagai masa pengenalan legislator Partai Hanura, yang tersandung korupsi senilai Rp 4,9 miliar ini sebelum berbaur dengan para tahanan korupsi yang ada di sana. "Untuk pengenalan lingkungan rutan, selama tujuh hari ke depan, Sugito menjalani masa isolasi di ruang karantina," ujar Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Dimaz Atmadi, Jumat (28/6). Lanjutnya, selama menjalani masa isolasi, tersangka yang sebelumnya sempat diperiksa selama tujuh jam itu, tidak diperbolehkan menerima kunjungan baik dari kerabat maupun rekan sejawatnya. "Pada umumnya, saat menjalani masa pengenalan lingkungan tidak diperbolehkan menerima kunjungan. Kecuali pengacaranya," tegas Dimaz. Disinggung untuk pemeriksaan Sugito selanjutnya sebagai tersangka, Dimaz masih berkoordinasi dengan penyidik dan pimpinan. “Penahanan itu hingga dua puluh hari ke depan. Kami masih menjadwalkan pemeriksaan itu,” jelas Dimaz. Terkait pemeriksaan lima anggota DPRD Kota Surabaya lainnya, lanjut Dimaz, pihaknya juga menyusun penjadwalan pemanggilan tersebut. Sebab, tidak hanya anggota dewan saja yang akan dimintai beberapa pejabat pemkot dan penerima hibah juga akan diperiksa sebagai saksi. “Termasuk terdakwa ASJ (Agus Setiawan Jong). Karena penetapan tersangka kepada Sugito tidak terlepas dari keterangan-keterangan saksi di persidangan dari terdakwa ASJ,” imbuh Dimaz. Apakah kelima anggota DPRD Kota Surabaya tersebut juga akan bernasib sama seperti Sugito, kasi pidsus tidak bisa berandai-andai. “Seperti yang dikatakan kajari bahwa kami akan bekerja secara profesional. Jika dikemudian hari ada keterangan dari S yang mengarah ke sana, kami akan menindaklanjutinya,” pungkas Dimaz. Seperti diketahui, Sugito ditetapkan tersangka berdasarkan dua alat bukti yang ditemukan penyidik Pidsus Kejari Tanjung Perak. Dua alat bukti tersebut adalah alat bukti surat dan keterangan saksi-saksi pada persidangan kasus Jasmas jilid I yang menjerat Agus Setiawan Jong selaku pelaksana proyek sebagai terdakwa. Kini, Kasus Agus Setiawan Jong disidangkan di Pengadilan Tipikor Surabaya dan akan memasuki babak penuntutan. Selain Sugito, ada lima anggota DPRD Surabaya lainnya yang juga disebut turut bersama-sama terdakwa Agus Setiawan Jong, melakukan tindak pidana korupsi kasus ini. Mereka adalah Darmawan (Partai Gerindra), Binti Rochmah (Partai Golkar), Dini Rijanti (Partai Demokrat), Ratih Retnowati (Partai Demokrat) dan Saiful Aidy (PAN). (fer/nov)
Pengakuan Sugito Tentukan Nasib 5 Dewan
Sabtu 29-06-2019,10:16 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 11-09-2026,10:48 WIB
Bareskrim Tangkap Erick Soedjasa, Buronan Kasus Dugaan Penipuan Rp 37 Miliar
Jumat 11-09-2026,08:25 WIB
Gelar Wisuda Khidmat, UIBU Malang Terapkan Tradisi Unik Penyerahan Ijazah di Hari Kelulusan
Jumat 11-09-2026,08:49 WIB
Prof. Ika Noer Syamsiana Jadi Profesor Baru Polinema, Kembangkan AI KGS untuk Sistem Otomasi Berkelanjutan
Jumat 11-09-2026,06:18 WIB
BGN Perbarui Data, Keluarkan 1.653 Sekolah dari Daftar MBG
Jumat 11-09-2026,07:02 WIB
Jurnalis Bojonegoro Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan yang Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau
Terkini
Sabtu 12-09-2026,05:00 WIB
Cinta yang Tak Pernah Diperjuangkan (6): Pelajaran Pahit dari Akhir Penantian
Sabtu 12-09-2026,02:07 WIB
Kenapa Minum Es Teh Bikin Haus Lagi? Ini Penyebabnya
Sabtu 12-09-2026,01:06 WIB
Cara Menyimpan Makanan agar Tidak Cepat Basi, Jangan Asal Masuk Kulkas
Sabtu 12-09-2026,00:07 WIB
Satgas ODC Kantongi Ciri-Ciri 8 Pelaku Penembakan 3 ASN di Muliama
Jumat 11-09-2026,23:38 WIB