Gresik, Memorandum.co.id - Untuk menertibkan jam malam selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Gresik, personel gabungan TNI-Polri, Pol PP dan Tim Kesehatan melaksanakan giat operasi yustisi di warung kopi (Warkop), Sabtu (17/1/2021). Sejumlah pengunjung dan pengelola warkop menjalani rapid test antigen di tempat. Operasi yang menyasar warkop di area Perbukitan Cempo, Kecamatan Kebomas tersebut dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Hadir juga Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar dan perwakilan Satpol PP Provinsi Jawa Timur. Seperti yang tertera dalam ketetapan penerapan PPKM, operasional warkop dan sejenisnya harus tutup jam 21.00. Jumlah pengunjung pun dibatasi, maksimal 25 persen dari kapasitas seharusnya. Saat personel gabungan tiba di salah satu warkop, sejumlah pengunjung tunggang langgang meninggalkan lokasi. Secara sigap, petugas melakukan penghadangan untuk dilakukan pendataan. "Sesuai ketentuan PPKM, jam operasional maksimal sampai pukul 21.00 dan jumlah pengunjung dibatasi 25 persen. Karena ini melanggar jam malam dan terjadi kerumunan, kami akan melakukan rapid test antigen kepada sejumlah pengunjung dan pengelola untuk mengetahui apakah ada yang terpapar covid-19," tegas Kapolres Gresik menggunakan pengeras suara, memberikan arahan kepada para pelanggar. Dalam operasi tersebut, petugas melakukan cek suhu kepada seluruh pengelola dan pengunjung. Serta melakukan sampel rapid test antigen terhadap 11 orang. "Alhamdulillah tidak ada yang positif covid-19. Akan tetapi kami tetap mengimbau kepada pengelola agar mematuhi ketentuan dalam PPKM. Jam 21.00 harus sudah kosong dan kapasitas hanya 25 persen. Ini peringatan pertama dan terakhir, kalau diulangi maka sanksi tegas sesuai Perbup 22/2020 siap kami tegakkan," tandas Alumnus Akpol 2001 itu. Melalui operasi seperti ini, Arief berharap kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan bisa meningkat. Masyarakat bisa ikut serta memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan menerapkan 5M. Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Sementara itu, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail meminta masyarakat agar lebih baik di rumah saja selama pelaksanaan PPKM. Ini penting untuk mencegah penyebaran covid-19 semakin meluas. "Kalau tidak terlalu penting, di rumah saja," ujar Taufik. Selain itu, dirinya juga mengajak untuk saling mengingatkan dalam mematuhi protokol kesehatan. Sebagai generasi muda, harus menjadi pelopor dan jangan cuek. "Mari saling mengingatkan, kalau menemui masyarakat yang melanggar, misalnya tidak menggunakan masker, kita tegur, kita ingatkan," ajak Alumnus Akmil 2001 tersebut.(and/har)
Tertibkan Jam Malam di Gresik, Kapolres Bareng Dandim Sidak Warkop
Minggu 17-01-2021,08:17 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 04-08-2026,15:41 WIB
Sidang Ke-8 Maidi Madiun Cs (1): Kadiskominfo Ungkap Hubungan dengan Faizal Pink dan Bantah Kebutuhan Maidi
Selasa 04-08-2026,20:36 WIB
Sidang ke-8 Maidi Madiun Cs (2): JPU Pertanyakan Bukti Percakapan Soal CSR, Aflah Mengaku Dimanfaatkan Amel
Rabu 05-08-2026,07:11 WIB
Sidang ke-8 Maidi Madiun Cs (3): Noor Aflah Ungkap Pemanfaatan CSR untuk Program Smart City
Selasa 04-08-2026,21:53 WIB
Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bongkar Tiga Jaringan Narkoba, Sita 22,76 Gram Sabu
Selasa 04-08-2026,16:45 WIB
Gunung Piramid Kembali Memakan Korban, Pendaki Surabaya dan Guide Lokal Hilang Kontak
Terkini
Rabu 05-08-2026,11:38 WIB
Bhabinkamtibmas Sine Intensifkan Monitoring Pekarangan Pangan Bergizi, Dukung Ketahanan Pangan di Ngawi
Rabu 05-08-2026,11:31 WIB
Dukung Program Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Maron Lakukan Monitoring dan Edukasi Petani
Rabu 05-08-2026,11:14 WIB
Kejagung Ungkap 4 Perusahaan Don Ritto Diduga Jadi Tempat TPPU Febrie Adriansyah
Rabu 05-08-2026,11:07 WIB