Mojokerto, memorandum.co.id - Salah satu rumah terduga teroris di Jalan Raya Pungging, RT 4/RW 5, Dusun Pungging, Desa Pungging, Kecamatan Pungging, digerebek Densus 88, pada Rabu (23/12/2020). Rumah tersebut dihuni salah seorang terduga teroris bernama HAB (50). Rumah terduga teroris itu digunakan sebagai usaha tour and travel umrah haji. Pada saat penggerebekan, sekitar 10 mobil polisi berhenti di depan rumah terduga teroris itu. "Tadi ada sekitar 10 mobil polisi, 3 di utara jalan 7 di selatan jalan. Terus banyak polisi pakaian preman, bahkan sampai turun ke sawah-sawah juga mengelilingi rumahnya sambil bawa senjata laras panjang," ujar warga setempat yang tak bersedia disebutkan namanya. Pria paruh baya itu menambahkan, sejak sebulan terakhir polisi berpakaian preman sudah memantau pergerakan HAB. "Siang sama malam gitu mereka mantau di warung depan pabrik itu (PT Dinamika Megatama Citra). Kadang ada dua orang, kadang tiga," tambahnya. Jarak antara warung dan lokasi penggerebekan sekitar 100 meter," ujarnya. Dikonfirmasi, Ketua RT setempat, Sukeri (41), mengatakan tak tahu persis penggerebekan yang terjadi di salah satu rumah warganya itu. “Saya tidak tahu persis kejadiannya, barusan habis Isya saya ditelepon Pak Lurah. Ketemu istrinya itu, ibu NA, saya di suruh pak lurah minta berkas-berkasnya,” ungkapnya. Ia datang ke rumah terduga teroris sekitar pukul 19.00, lantaran dihubungi Kepala Desa Pungging untuk meminta lampiran salinan kartu keluarga (KK) dan fotokopi KTP dari NA (istri terduga teroris) serta suami keduanya, HAB. ”Ini tadi dihubungi sama Pak Lurah, mengambil fotokopi KK dan KTP. Tapi katanya sudah di bawa semua,” bebernya. Sukeri menyebutkan, dirinya tak menyangka warganya bakal diamankan polisi lantaran diduga sebagai teroris.Pasalnya, warganya itu tidak pernah menampakkan prilaku mencurigakan layaknya seorang terduga teroris. Pria keturunan arab berbadan tinggi besar tersebut sudah sekitar lima tahun tinggal di rumah istrinya itu. Keseharian mereka tak lain adalah menjalankan bisnis tour and travel miliknya tersebut. “Mereka orangnya biasa saja, tidak aneh-aneh. Pernah komunikasi dan kumpul-kumpul tapi jarang, kalau tidak ada kepentingan atau diundang kegiatan ya gak ketemu. Tapi kalau diundang ya datang,” tandasnya. (no/fer)
Densus 88 Gerebek Terduga Teroris di Pungging
Kamis 24-12-2020,08:50 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-02-2026,21:29 WIB
Kader Golkar Kota Malang Sampaikan Duka Kaderisasi lewat Karangan Bunga
Rabu 04-02-2026,21:09 WIB
Kecelakaan Maut di Driyorejo Gresik, Truk Tronton Rem Blong Tewaskan Pemotor
Kamis 05-02-2026,08:18 WIB
Nyantri Kilat di Masjid Nabawi, Berburu Berkah Lewat Tartil Alquran
Kamis 05-02-2026,09:35 WIB
Terbukti Edarkan Uang Palsu, Residivis Kasus Penipuan Dihukum 28 Bulan Penjara
Kamis 05-02-2026,08:30 WIB
Anak Bos PT Rasa Sayang Inti Digerebek BNNP Jatim Setelah Pesta Ekstasi
Terkini
Kamis 05-02-2026,19:01 WIB
Prabowo Lantik Adies Kadir Jadi Hakim Mahkamah Konstitusi
Kamis 05-02-2026,18:46 WIB
Pemulihan Pascabanjir Situbondo Butuh Anggaran Rp160 Miliar, Sekolah Jadi Prioritas
Kamis 05-02-2026,18:33 WIB
Pasca Pembakaran 11 Kapal Nelayan di Pasuruan, Petugas Gabungan Masih Siaga
Kamis 05-02-2026,18:29 WIB
Kekurangan Modal, Program MBG di Pasuruan Stop Sementara
Kamis 05-02-2026,18:25 WIB