Surabaya, memorandum.co.id – Selain Bupati Sidoarjo nonaktif Saiful Ilah yang dituntut 4 tahun, denda Rp 200 juta subsidair 6 bulan kurungan, jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menuntut tiga pejabat Pemkab Sidoarjo, Senin (14/9/2020). Ketiga terdakwa yang dibacakan secara bergiliran tuntutannya di hadapan ketua majelis hakim Cokorda Gede Arthana. Awalnya, tim JPU KPK membacakan tuntutan Kadis PU Sunarti Setyoningsih. Dalam tuntutannya itu, Sunarti dituntut 2 tahun, denda Rp 100 juta, subsidair 6 bulan penjara. “Selain itu, dia juga diwajibkan mengembalikan Rp 225 juta uang suap yang diterimanya. Tapi karena uang disita, Sunarti tidak perlu menggantinya,” ujar Dodi Sukmono, salah satu tim JPU KPK. Pembacaan tuntutan kedua kepada Ketua PPK Judi Tetrahastoto. Judi dituntut 3 tahun, denda Rp 150 juta subsidair 6 bulan. Judi juga diwajibkan membayar pengganti Rp 450 juta. Karena sudah ada Rp 230 juta yang disita KPK, sehingga dia hanya mengembalikan Rp 250 juta. “Pembayaran itu dalam batas sebulan setelah perkara inkracht. Jika tidak, harta bendanya disita dan dilelang, namun jika tidak mencukupi maka diganti hukuman penjara selama satu tahun,” ujar JPU KPK lainnya. Dan terakhir, Kabag ULP Sangaji dengan tuntutan 3 tahun penjara denda Rp 150 juta subsidair 6 bulan kurungan. “Terdakwa membayar uang pengganti Rp 300 juta. Karena Rp 100 juta sudah disita dari terdakwa dan Rp 90 juta dari pokja ULP, Sangaji hanya mengembalikan Rp 100 juta. Jika tidak dibayar, diganti dengan hukuman 1 tahun,” pungkas JPU KPK. Atas tuntutan itu, Heber Sihombing, penasihat hukum ketiga terdakwa mengatakan, pihaknya menghargai tuntutan jaksa karena hari tuntutannya sesuai fakta. “Klien kami menerima karena mereka pejabat. Bukan karena mereka melakukan sesuatu,” jelasnya. Heber menambahkan, meski tuntutan mereka berat namun sesuai fakta. “Sesuai dengan pasal 11. Fakta itu yang terungkap, mereka tidak memita dan menjanjikan sesuatu. Jadi sesuai fakta,”ujar Heber. Tuntutan ketiga terdakwa yang tidak sama, Heber menambahkan itu jaksa yang bisa menjawab. “Mungkin, mereka menganggap perannya. Harusnya sama selama dua tahuyn,” pungkas Heber. (fer/gus)
Terima Suap Kontraktor, Tiga Pejabat Pemkab Sidoarjo Dituntut Beda
Senin 14-09-2020,19:48 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,00:00 WIB
Pengelola Pasar Buah Tanjungsari Surabaya Mengaku Diintimidasi saat Diminta Teken Surat Pernyataan
Jumat 06-11-2026,14:07 WIB
DPC FKPP Gresik Resmi Dikukuhkan, Wabup Alif Ajak Sinergi Permudah Perizinan Pesantren
Jumat 06-11-2026,06:09 WIB
Rumput Tetangga Lebih Hijau (5): Ketika Masa Lalu Menjadi Cermin Retak
Kamis 05-11-2026,22:51 WIB
Pemkab Malang Akan Tingkatkan Anggaran Tanggap Bencana
Kamis 05-11-2026,21:09 WIB
Mahasiswi S2 Menangis di Sidang Penjambretan Surabaya, iPhone 13 dan Data Penting Raib
Terkini
Jumat 06-11-2026,20:18 WIB
Timnas Indonesia Jajaki Hong Kong sebagai Lawan FIFA Matchday November 2026
Jumat 06-11-2026,20:15 WIB
Panjat Tebing Surabaya Runner Up POPDA XV, Alihkan Target di Porprov 2027
Jumat 06-11-2026,20:10 WIB
Pencak Silat Surabaya Bidik Tiga Emas di POPDA XV Jawa Timur 2026
Jumat 06-11-2026,20:08 WIB
Polresta Malang Kota Amankan Jukir Nakal Viral di Jalan Merdeka Selatan
Jumat 06-11-2026,19:14 WIB