Wabup Sidoarjo Minta Pelayanan kepada Penghuni Rusunawa Pucang Dimaksimalkan
Wabup Sidoarjo Mimik Idayana sidak Rusunawa Pucang.(jok)--
SIDOARJO, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo Mimik Idayana sidak ke Rusunawa Pucang, Kecamatan Sidoarjo, Senin (10/8). Dalam kesempatan itu, ia meminta pelayanan dan fasilitas hunian bertingkat tersebut dimaksimalkan.
Dalam inspeksi mendadak itu, ia melihat langsung kondisi tiga bangunan Rusunawa Pucang. Masing-masing gedung A, B dan C. Mulai kondisi bangunan, kebersihan lingkungan, fasilitas umum, pelayanan kepada penghuni, hingga keamanan diamati.

Mini kidi--
Mimik juga berdialog dengan sejumlah penghuni. Mereka menyampaikan berbagai keluhan terkait pengelolaan rusunawa yang berada di bawah kewenangan Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (P2CKTR) Sidoarjo tersebut.
BACA JUGA:Hadiri Pengajian, Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Titip Doa agar Amanah Pimpin Sidoarjo
Dikatakan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo harus hadir untuk memastikan penghuni rusunawa memperoleh pelayanan yang layak. Para penghuni setiap bulan telah membayar biaya sewa sesuai ketentuan. Itu tugas Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Memastikan penghuni rusunawa ini mendapatkan haknya.
"Karena mereka sudah membayar setiap bulan, haknya harus terpenuhi, seperti fasilitas umum dan kebersihan di lingkungan masing-masing,” pintanya.

Gempur Rokok Illegal--
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian utama adalah minimnya tenaga kebersihan. Mimik menyebut, tiga gedung yang masing-masing terdiri atas lima lantai hanya ditangani oleh dua petugas kebersihan.
“Kondisi kebersihan sangat tidak layak. Tiga gedung mulai lantai satu sampai lantai lima hanya diurus dua orang tenaga kebersihan. Halamannya kotor dan penuh sampah,” tegasnya.
BACA JUGA:Lumpur Lapindo Sidoarjo Kembali Meluber, Wabup Mimik Idayana Desak Solusi Konkret
Menurut Mimik, kondisi tersebut harus segera mendapatkan penanganan. Selain kebersihan, sejumlah fasilitas lain juga perlu dibenahi. Terutama penerangan, keamanan, serta kondisi atap bangunan yang mengalami kebocoran.
Mimik mengatakan akan segera berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk merumuskan langkah perbaikan. Pemasangan CCTV juga menjadi salah satu usulan untuk meningkatkan keamanan penghuni rusunawa.
“Yang segera kita usulkan adalah perbaikan fasilitas, terutama penerangan, kebersihan dan CCTV untuk keamanan. Ada juga gedung yang bocor, sehingga harus segera dilakukan pembenahan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” jelasnya.
Sumber:




