Jember, Memorandum.co.id - Warga Kabupaten Jember yang nekat tidak mengenakan masker di tempat umum dikenakan sanksi. Sesuai dengan Perbup nomor 47 tahun 2020 Tentang Penerapan Protokol Kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019, para pelanggar harus menjalani sidang di tempat dan siap menerima sanksi kerja sosial selama 1 jam. Operasi penerapan sanksi Perbup nomor 47 ini digelar di traffic light Pasar Tanjung, Senin (14/9/2020), yang melibatkan Majelis Hakim PN Jember dan JPU Kejaksaan Negeri Jember, serta Satpol PP Kabupaten Jember, maupun jajaran Polri dan TNI. "Kabupaten Jember tidak menginginkan pembatasan sosial berskala besar seperti di tempat yang lain maka di Jember memberlakukan Perbup nomor 47 dalam rangka memutus mata rantai sebaran pandemi covid-19, menjatuhkan sanksi sosial," terang Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Jember, Suprapto di sela operasi. Jika masih nekat tidak memakai masker dan terjaring tim Satgas Covid-19 maka akan dilakukan pencatatan dan disidang yustisi di tempat yang akan mendapatkan sanksi sosial terlebih dahulu sebelum menerapkan Pergub nomor 53 tahun 2020, dengan denda. "Sasaran pertama terhadap perorangan dan pengelola usaha yang tidak mematuhi peraturan protokol kesesatan menggunakan masker di tempat umum," tandas Suprapto. Humas Pengadilan Negeri Jember, Slamet Budiono menyampaikan, sanksi itu bertujuan mendisiplinkan masyarakat. Terutama untuk melindungi diri masyarakat sendiri. ”Ini untuk mendisiplinkan masyarakat agar melindungi dirinya sendiri dengan memakai masker. Kita selama ini sudah beri kelonggaran dan masyarakat sudah bagus kesadarannya tapi ini karena ada penambahan kasus signifikan,” lanjut Slamet. Sementara Gatot Triyono, juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jember meminta kerjasama yang baik dari perusahaan, toko, tempat belanja untuk menerapkan betul protokol kesehatan. Pengusaha diminta tidak mencari untung semata. ”Saya minta kerjasama perusahaan, toko tradisional atau modern untuk menerapkan protokol kesehatan. Jangan cuma memikirkan untung,” pinta Gatot Triyono. Gatot mengatakan, jumlah kasus positif 671, yang masih dirawat 65 orang, sedangkan yang meninggal 48 orang, kasus suspek 61 orang (PDP dan ODP).(edy)
Nekat Tak Bermasker, Warga Jember Mulai Ditindak Tegas
Senin 14-09-2020,15:12 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 23-09-2026,18:29 WIB
Mulai Oktober 2026, Seluruh ASN Pemkot Surabaya Wajib Pindah Kerja ke Balai RW
Rabu 23-09-2026,16:39 WIB
Di Tengah Polemik, Akh Muzakki Dikabarkan Lepas Jabatan Rektor UINSA
Rabu 23-09-2026,17:56 WIB
Pria Surabaya Cabuli 3 Bocah Laki-laki dengan Modus Pembersihan Roh Halus
Rabu 23-09-2026,17:25 WIB
Maling Nyamar Penunggu Pasien Gasak Rp2,5 Juta di RSUD Lamongan
Rabu 23-09-2026,15:14 WIB
Mabuk, Pemuda Timur Serang Warkop di Pradah Surabaya
Terkini
Kamis 24-09-2026,14:05 WIB
Tingkatkan Kewaspadaan Curanmor dan Kebakaran, Polsek Wiyung Sosialisasi Call Center 110
Kamis 24-09-2026,14:03 WIB
Dandim Sumenep Pastikan Kesiapan Kompi Produksi Jelang Grand Launching
Kamis 24-09-2026,14:00 WIB
Massa Koalisi Buruh Luruk DPRD Jatim, Sampaikan 11 Tuntutan
Kamis 24-09-2026,13:57 WIB
Polres Pasuruan Masifkan Teknologi AI ke Ratusan Pelajar SMA
Kamis 24-09-2026,13:53 WIB