Surabaya, Memorandum.co.id - Masih ingat dengan perkara fetish kain jarik yang dilakukan Gilang Aprilian Nugraha, mantan mahasiswa Unair beberapa waktu lalu? Kini, berkas perkara yang berada di Kejari Tanjung Perak ada penambahan pasal baru yaitu terkait pencabulan. Sebelumnya, pihak kepolisian berhasil menangkap Gilang di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Polrestabes Surabaya menetapkan Gilang sebagai tersangka atas dugaan pelanggaran Pasal 27 ayat 4 jo Pasal 45 ayat 4 dan atau pasal 29 Jo pasal 45B UU No. 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau pasal 335 KUHP. Tersangka terancam hukuman enam tahun penjara. Namun, pihak Kejari Surabaya menambahkan pasal berlapis yang dijeratkan kepada tersangka yaitu kesatu pasal 45B Undang-Undang 19/2016 atau kedua pasal 45 ayat (4) Undang-Undang 19/2016 atau ketiga pasal 335 ayat (1) dan kedua pasal 82 jo 76E Undang-Undang 17/2016 dan ketiga pasal 289 KUHP. Pasal ini muncul ketika penyidik pidana umum (pidum) Kejari Tanjung Perak menemukan adanya persesuaian keterangan di antara dua korban pencabulan di antara empat korban dari tersangka bermodus kepentingan riset kuliah. “Kita ambil persesuaian keterangan di antara dua korban pencabulan itu,” jelas Kasi Pidum Kejari Tanjung Perak Eko Budisusanto, Jumat (11/9/2020). Seperti diketahui, Gilang sebelumnya dilaporkan oleh korban ke Mapolrestabes Surabaya. Kasus ini sempat viral setelah korban menceritakan pengalamannya di Twitter ketika dicabuli tersangka. Gilang sebelumnya terindikasi memiliki kelainan seksual. Dia tertarik secara seksual dan terangsang kepada pria yang dibungkus jarik. Gilang mencari korban secara acak di media sosial. Selanjutnya, dia menghubungi korban melalui direct message (DM). Percakapan dilanjutkan melalui WhatsApp (WA) setelah tersangka meminta nomor korban. Dari percakapan itu, tersangka meminta korban membungkus tubuh dengan kain jarik. Dalihnya untuk riset kuliah. Namun, riset itu dipastikan tidak ada. Para korban berniat membantu karena simpati. Jika tidak dituruti, tersangka yang mengaku punya vertigo mengancam akan bunuh diri. (fer/gus)
Apa Kabar Kasus Gilang Fetish Kain Jarik
Jumat 11-09-2020,17:09 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 01-11-2026,16:53 WIB
Dugaan Penipuan Proyek Ruko di Lamongan, Seret Nama Eks Wabup dan Oknum Satpol PP Gresik
Minggu 01-11-2026,20:25 WIB
Lima Rumah Pompa Baru di Surabaya Ditargetkan Beroperasi 1 Desember 2026
Senin 02-11-2026,01:00 WIB
Parade Juang 2026 Dipadati 170 Ribu Penonton, Wali Kota Eri Ajak Warga Jadi Pahlawan Masa Kini
Senin 02-11-2026,00:00 WIB
Penggiat Antinarkoba Soroti Pemberantasan Narkoba di Surabaya, Bandar Besar Diminta Diburu
Minggu 01-11-2026,17:58 WIB
Lamongan Jadi Produsen Padi Terbesar Jatim 2025, Raih Wilwatikta Awards 2026
Terkini
Senin 02-11-2026,15:16 WIB
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMPN 15 Surabaya
Senin 02-11-2026,15:13 WIB
Pelebaran Jalan Mayjend Sungkono Jombang Capai 46,45 Persen, Pengecoran Bahu Ditarget Rampung 18 November
Senin 02-11-2026,15:10 WIB
Polisi Peduli Pendidikan, Kapolrestabes Surabaya Sambangi MAN Kota Surabaya
Senin 02-11-2026,15:06 WIB
Panen Raya Sawi Hijau, Warga Binaan Lapas Jember Rajut Asa Kemandirian
Senin 02-11-2026,15:03 WIB