SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Etomidate, obat anestesi yang semestinya digunakan dalam pengawasan tenaga medis, kini ditemukan dalam cairan vape yang disalahgunakan.
BACA JUGA:BNNK Pasuruan Desak Pengawasan Ketat Peredaran Vape Bermuatan Narkoba
Bentuknya yang menyerupai cairan rokok elektrik membuat etomidate berpotensi tidak mudah dikenali oleh masyarakat. Zat tersebut dapat berada di dalam cartridge yang secara fisik tidak berbeda dengan vape pada umumnya.
Mini kidi--
Padahal, etomidate bukan cairan vape biasa.
Dalam dunia kedokteran, etomidate digunakan sebagai obat anestesi dengan efek kerja cepat. Penggunaannya dilakukan melalui prosedur medis dan berada di bawah pengawasan tenaga kesehatan.
BACA JUGA:Lindungi Generasi Muda dari Vape, Bakorwil Malang Dorong Pengawasan dan Kolaborasi Lintas Sektor
Persoalan muncul ketika zat tersebut dialihkan dari fungsi medis dan dimasukkan ke dalam cairan vape untuk digunakan di luar pengawasan tenaga kesehatan.
Bukan Cairan Vape Biasa
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjelaskan bahwa etomidate merupakan obat anestesi. Penyalahgunaan zat tersebut dapat menimbulkan sejumlah efek, antara lain mual, muntah, iritasi saluran pernapasan, gangguan koordinasi, kehilangan kesadaran hingga kejang otot.
BACA JUGA:Fatwa MUI Jatim soal Vape Jadi Sorotan, DJ Windy Ingatkan Pentingnya Etika di Ruang Publik
Penggunaan melalui vape juga menimbulkan persoalan tersendiri karena pengguna tidak selalu mengetahui secara pasti kandungan dan konsentrasi zat yang masuk ke dalam tubuh.
Secara fisik, perangkat yang digunakan bisa saja tampak seperti rokok elektrik biasa.
Perbedaannya justru berada di dalam cartridge.
BACA JUGA:Vape: Ketika Nikmat Menjadi Jerat