SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – DPD Partai Golkar Kota Surabaya menargetkan perolehan 10 kursi DPRD Kota Surabaya pada Pemilu 2029, atau naik dua kali lipat dari lima kursi yang diperoleh saat ini.
Target tersebut dimatangkan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus Pengukuhan Pengurus Pimpinan Kecamatan (PK) masa bakti 2026–2031 di Hotel Wyndham, Jalan Basuki Rahmat, Minggu 13 September 2026.
BACA JUGA:Ratusan Kader Lolos Gemblengan AMPG Jatim, Golkar Bidik Generasi Baru 2029
Ketua DPD Golkar Surabaya Akmarawita Kadir menegaskan, target 10 kursi merupakan komitmen bersama yang telah dirancang sejak awal kepengurusan. Untuk mencapainya, peta politik baru tengah digodok secara matang.
Mini kidi--
Golkar Surabaya juga menyiapkan strategi menghadapi wacana pemekaran daerah pemilihan (dapil) di Kota Pahlawan.
"Kalau misalnya memang dapil itu mekar, mungkin jadi 7 atau 8 dapil, ya kita sudah siapkan," ujar Akmarawita Kadir di sela Rakerda.
Menurut Akma, pemetaan data calon legislatif hingga basis konstituen telah disesuaikan dengan berbagai skenario jumlah dapil mendatang. Langkah ini dilakukan agar mesin partai siap ketika regulasi resmi ditetapkan.
"Kami sudah melakukan pemetaan data. Terhadap pemetaan data itu tentu saja dengan proyeksi ke depan, kalau dapilnya 7 seperti apa, kalau 8 seperti apa," tegasnya.
Penguatan struktur hingga akar rumput menjadi tumpuan utama. Kepengurusan di 31 kecamatan yang baru dikukuhkan bakal langsung bergerak membentuk struktur hingga tingkat pimpinan kelurahan (PL).
"Jadi dengan adanya pengukuhan ini, mereka sadar bahwa sebenarnya tugas dan fungsi di tingkat kecamatan ini sangat berat," kata Akma.
Dukungan penuh mengalir dari Ketua DPD Golkar Jawa Timur Ali Mufthi. Ia menilai Rakerda merupakan fondasi penting untuk membangun sistem kerja organisasi yang sistematis dan modern.
"Golkar adalah organisasi modern. Salah satu cirinya adalah bagaimana membuat sebuah sistem yang disepakati bersama, dan sistem itu dirumuskan di Rakerda ini," papar Ali Mufthi.
BACA JUGA:AMPG Siapkan 2 Juta Kader Jadi Ujung Tombak Golkar Jatim di Pemilu 2029