Pemerintah Ajak Masyarakat Jadi Agen Perlinsos agar Bantuan Semakin Tepat Sasaran

Kamis 10-09-2026,14:16 WIB
Reporter : Ahmad Syaiku
Editor : Fatkhul Aziz

JAKARTA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadi agen perlindungan sosial (Perlinsos) agar semakin banyak penerima manfaat dapat mendaftarkan diri dan bantuan negara benar-benar menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.

Hal itu disampaikan Luhut usai mengumpulkan Gubernur Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, beserta jajaran Pangdam, Kapolda, hingga seluruh Dandim dari ketiga wilayah tersebut.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak aparatur kewilayahan, aparatur sipil negara (ASN), serta masyarakat untuk turut menjadi Agen Perlinsos.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Komitmen Tambah Anggaran Mitigasi Bencana dan Perkuat Kesiapan Pemerintah

“Dalam pertemuan ini saya memberikan instruksi krusial: kita wajib memperluas jaringan Agen Perlinsos secara masif dengan melibatkan ASN, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Mengapa mereka? Karena aparat dan aparatur inilah ujung tombak negara yang sehari-hari berinteraksi langsung serta paling memahami kondisi warganya hingga tingkat tapak,” ujar Luhut dalam keterangannya, dikutip Kamis 10 September 2026.


Mini kidi--

Hingga saat ini, sebanyak 4,3 juta kepala keluarga (KK) di 258 kabupaten/kota yang menjadi pilot project Perlinsos telah terdaftar sebagai peserta. Pemerintah pun menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi 48 juta KK pada Desember mendatang.

BACA JUGA:Komisi I DPR Minta Pemerintah Perjelas Kabar WNI Gabung Militer Rusia

Karena itu, pemerintah membutuhkan keberadaan Agen Perlinsos untuk mencapai target yang dimaksud. Bahkan, khusus di Pulau Jawa saja, pemerintah membutuhkan sekitar 250 ribu agen.

Oleh sebab itu, pemerintah membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin berkontribusi membantu sesama melalui gerakan kemanusiaan ini. Pendaftaran sebagai Agen Perlinsos dapat dilakukan melalui portal resmi agent-perlinsos.kemensos.go.id.

BACA JUGA:Pemerintah Awasi Titik Api, Cegah Polusi Asap Lintas Negara

Luhut menegaskan para agen tersebut bukan pihak yang menentukan kelayakan penerima manfaat. Menurutnya, mereka akan berperan sebagai "loket pelayanan bergerak" yang membantu warga mendaftar Perlinsos kapan pun dan di mana pun.

Melalui sistem baru ini, warga juga dapat mendaftarkan diri maupun mengajukan sanggahan secara mandiri. Sistem tersebut diharapkan memangkas proses pengajuan bantuan yang selama ini harus melewati sekitar tujuh tahapan berjenjang dan memakan waktu.

"Tugas mereka murni sebagai 'loket pelayanan bergerak' yang membantu warga untuk mendaftar kapan saja dan di mana saja. Keputusan akhir sepenuhnya berjalan melalui verifikasi sistem otomatis yang obyektif berdasarkan integrasi data nasional,” tegas Luhut.


Gempur Rokok Illegal--

Kategori :