Gempur Rokok Illegal--
Menanggapi sorotan tajam dewan, Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Penyuluhan Pertanian (PSP) Dinas TPHP Jember, Mohammad Kosim, mengakui pihaknya baru memegang database kasar berupa peta poligon kawasan.
"Secara pemetaan poligon, database awal LP2B kita berada di kisaran 86.732 hektare berdasarkan SK yang ada," terang Kosim.
Namun, Kosim berdalih bahwa data luas tersebut belum dibarengi rincian pemilik lahan secara detail (by name, by address). Pihaknya mengaku butuh waktu ekstra untuk menyaring ulang data agar tidak salah sasaran.
"Untuk mendata siapa saja pemilik pasti lahan dari puluhan ribu hektare itu, kami harus lakukan pemutakhiran menyeluruh. Ini butuh proses dan pembaruan data secara berkala," kelit Kosim.(Fbr)