MADIUN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Seleksi terbuka empat jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkungan Pemkot Madiun terus bergulir. Sejauh ini, pelamar yang telah resmi memasukkan berkas masih didominasi aparatur sipil negara (ASN) internal Pemkot Madiun.
Empat jabatan yang dilelang yakni Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
BACA JUGA:Empat Belas ASN Pemkab Malang Berebut Tiga Jabatan JPTP 2026
Sekda Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto mengatakan, proses pendaftaran masih berlangsung. Masing-masing jabatan disebut telah diminati pelamar, meski jumlah pastinya belum dapat dipastikan.
Mini kidi--
’’Masing-masing posisi insya Allah sudah ada yang daftar. Kalau dari luar kota, secara dokumen resmi belum ada yang masuk,’’ ujarnya, Kamis 13 Agustus 2026.
Meski belum ada yang menyerahkan dokumen, minat ASN dari luar daerah mulai muncul. Soeko menyebut setidaknya terdapat satu calon dari luar Kota Madiun yang telah menunjukkan ketertarikan mengikuti seleksi.
BACA JUGA:Uji Gagasan dan Wawancara JPTP Jombang, Satu Peserta Hadapi Lima Penguji
’’Yang intip-intip sudah ada dari luar kota, tapi belum menyerahkan dokumen. Baru satu,’’ katanya.
Setelah masa pendaftaran ditutup, panitia akan melakukan seleksi administrasi. Tahapan kemudian dilanjutkan sesuai mekanisme seleksi terbuka hingga hasilnya diusulkan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Soeko memastikan masa pendaftaran akan diperpanjang apabila jumlah pelamar pada masing-masing jabatan belum memenuhi batas minimal tiga orang. Kendati demikian, dia optimistis seluruh jabatan yang dilelang bakal memenuhi kuota tersebut.
Gempur Rokok Illegal--
’’Kalau tidak tiga pelamar di masing-masing posisi, ya diperpanjang. Tapi, insya Allah tercukupi,’’ jelasnya.
Menurut Soeko, stok ASN di lingkungan Pemkot Madiun yang memenuhi persyaratan kepangkatan maupun jabatan cukup banyak. Hal itu terlihat dari permohonan rekomendasi untuk mengikuti seleksi yang masih terus berjalan.
BACA JUGA:Bagus Panuntun Moratorium LKK, Pemkot Madiun Siapkan Skema Baru Lewat BPR