KEDIRI, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Sumarti (42), tidak menyangka pemeriksaan kehamilan yang awalnya berjalan seperti biasa akan membawanya pada situasi berat. Ibu rumah tangga asal Desa Baren, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri itu harus menjalani perawatan hingga tindakan operasi, setelah hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kondisi pada janin yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.
Di tengah kondisi tersebut, Sumarti merasa terbantu karena telah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) yang didaftarkan oleh pemerintah daerah. Kepesertaan tersebut membuatnya dapat lebih fokus menjalani pengobatan tanpa dibayangi kekhawatiran terhadap biaya pelayanan kesehatan.
BACA JUGA:Muslihin Semakin Yakin Pentingnya JKN Setelah Rasakan Pelayanan yang Mudah dan Nyaman
“Saya masuk rumah sakit untuk menjalani operasi persalinan. Awalnya saya melakukan pemeriksaan rutin seperti biasa di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Namun, setelah dirujuk dan menjalani pemeriksaan USG di rumah sakit, baru diketahui ada kelainan pada bayi saya,” ujar Sumarti, Kamis 29 Juli 2026.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisi janin yang dikandung Sumarti membutuhkan penanganan medis. Ia kemudian harus menjalani tindakan operasi demi keselamatannya di RSUD Simpang Lima Gumul. Dalam situasi yang tidak mudah tersebut, Sumarti mengaku pelayanan yang diterimanya berjalan baik tanpa kendala administrasi yang berarti.
BACA JUGA:Waspada Lelang Murah Palsu! DJKN Jatim Ungkap Ciri Utama Penipuan Banyak Memakan Korban
“Selama dirawat dan menjalani operasi, tidak ada perbedaan perlakuan sama sekali dengan pasien lainnya. Semua dilayani dengan baik oleh dokter maupun perawat. Selain itu, yang paling melegakan adalah tidak ada biaya tambahan yang harus saya keluarkan. Seluruh biaya ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” jelas Sumarti.
Bagi Sumarti, kepastian penjaminan biaya memberikan kelegaan tersendiri di tengah kondisi yang sedang dihadapinya. Ia menyadari bahwa biaya operasi dan perawatan dapat menjadi beban bagi keluarga apabila harus ditanggung secara mandiri.
Gempur Rokok Illegal--
“Kesan saya menjadi peserta BPJS Kesehatan sangat baik. Kami mendapatkan pelayanan yang sama dan tidak dibedakan dengan pasien lainnya. Program ini sangat membantu kami. Kalau harus menggunakan jalur umum, biayanya pasti sangat besar dan kami tentu akan kesulitan. Karena itu, kami merasa sangat terbantu, terutama dari sisi perekonomian keluarga,” tutur Sumarti.
Pengalaman tersebut membuat Sumarti semakin merasakan pentingnya memiliki perlindungan kesehatan ketika menghadapi kondisi yang tidak terduga. Ia berharap Program JKN terus memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
BACA JUGA:Nyata Tanpa Diskriminasi, Ibu dan Bayi di Kediri Rasakan Manfaat Penuh Program JKN
“Saya berharap program jaminan kesehatan ini terus berlanjut dan semakin optimal, karena saya sendiri sudah merasakan manfaatnya secara langsung. Dampaknya sangat besar, baik bagi kesehatan maupun kesejahteraan keluarga kami,” tutup Sumarti.(fai)