PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Insiden Alastlogo bakal kembali bergolak. Pemicu salah satunya adalah peluru nyasar yang meresahkan warga di kawasan sekitar Pusat Latihan Pertempuran (Puslatpur) TNI AL di Desa Alastlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Rabu 22 Juli 2026.
Sedikitnya empat rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat proyektil yang diduga berasal dari aktivitas latihan militer di kawasan tersebut. Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 14.00 WIB. Insiden ini sempat memicu kepanikan warga sekitar. Suara benturan keras yang disusul temuan proyektil menancap di tembok, genting, hingga kandang ternak membuat warga berbondong-bondong mendatangi lokasi.
BACA JUGA:Terima Laporan Peluru Nyasar di Alastlogo, Anggota DPRD Jatim Minta Solusi Permanen
Salah satu rumah yang terdampak adalah milik Amin, warga Dusun Krajan, Desa Alastlogo. Ketua RT 01 Desa Alastlogo, Solihin (36), mengungkapkan, terjangan proyektil tidak hanya menimpa satu rumah saja. "Bukan satu rumah saja. Banyak rumah yang jadi korban peluru nyasar. Warga sempat berkumpul di rumah korban karena panik," cetus Solihin.
Mendapat laporan tersebut, aparat kepolisian dari Polsek Lekok bersama unsur Muspika langsung bergerak cepat. Mereka mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
BACA JUGA:Setahun Terkatung-katung, Orang Tua Siswa SMP Korban Peluru Nyasar Ngadu ke DPRD Gresik
Gempur Rokok Illegal--
Dari hasil olah TKP, petugas mengamankan sejumlah proyektil dan mendata bangunan yang rusak. Kapolsek Lekok, AKP Mawan Budi membenarkan adanya temuan proyektil di rumah warga atas nama Amin serta beberapa titik lainnya di desa tersebut.
Menurutnya, jumlah proyektil yang ditemukan lebih dari tiga butir. "Peluru tersebut lebih dari tiga butir. Ada yang mengenai tembok rumah, genting, dan kandang kambing. Sehingga membuat warga setempat panik," jelas Mawan.
Polisi bersama Muspika mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan provokatif.(kd/mh)