Menariknya, meski pendaftaran hanya dibuka sekitar empat hari melalui media sosial, respons masyarakat cukup tinggi. Kuota peserta langsung terpenuhi, bahkan masih ada calon peserta yang ingin mendaftar setelah pendaftaran ditutup.
Tak hanya diminati warga Tulungagung, program ini juga menarik perhatian masyarakat dari luar daerah.
"Postingnya tidak sampai seminggu, hanya sekitar empat hari, tetapi kuotanya langsung penuh. Bahkan masih ada yang ingin mendaftar lagi. Ada juga pendaftar dari Jakarta, Surabaya, dan Sidoarjo. Namun karena lokasi kegiatan cukup jauh, akhirnya mereka tidak jadi ikut," ungkapnya.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, bukan tidak mungkin DPD PAN Tulungagung bakal membuka peluang untuk kembali menggelar Program Talent Mapping pada kesempatan berikutnya agar semakin banyak anak muda yang dapat mengenali potensi dirinya dan memiliki arah yang lebih jelas dalam meraih masa depan.(fir/fai)