MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Sekitar 6.000 sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengikuti Fun Tahes Rector Cup 2026 di lingkungan kampus sebagai pembuka kompetisi tingkat universitas, Minggu 7 Juni 2026.
Kegiatan diawali dari Helipad Kampus III dengan menempuh rute lari sejauh lima kilometer sambil mengampanyekan gaya hidup sehat.
Sejumlah doorprize mulai dari tablet, smartphone, hingga hadiah utama berupa sepeda motor listrik disiapkan bagi peserta yang beruntung.
Rektor UMM, Prof Dr Nazaruddin Malik, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan menjadi energi positif bagi seluruh elemen kampus.
BACA JUGA: Belum Memiliki IPAL, 22 SPPG di Kabupaten Malang Tutup Sementara
Mini Kidi Wipes.--
Ia berharap para mahasiswa tetap konsisten menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan semangat menimba ilmu.
"Mudah-mudahan, kebahagiaan yang kita rasakan menjadi awal perjalanan selama di UMM. Tetap jaga kesehatan, terus semangat belajar, dan jangan pernah berhenti mengejar cita-cita yang ingin diwujudkan," jelasnya.
Ia menambahkan kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penutupan Student Day bagi mahasiswa baru angkatan 2025 setelah dilaksanakan selama satu semester.
Program tersebut dimaksudkan untuk membekali mahasiswa baru dengan berbagai pengalaman sosial dan kemasyarakatan.
"Melalui garis start ini, kompetisi bergengsi tingkat universitas resmi dimulai, sekaligus menutup kegiatan Student Day angkatan 2025. Selamat berlari dan junjung tinggi sportivitas," lanjutnya.
BACA JUGA:Bhabinkamtibmas Jabon Pantau Pengairan dan Pemupukan Bantu Petani Optimalkan Hasil Jagung
Gempur Rokok Illegal--
Ketua Panitia Rector Cup sekaligus Kepala Bagian Minat Bakat Kemahasiswaan UMM, Ir. Ary Bakhtiar, M.Si., IPM., ASEAN Eng., menegaskan Kampus Putih selalu siap dan berkomitmen penuh mewadahi berbagai potensi mahasiswa.
Menurutnya, ajang Rector Cup dirancang sebagai langkah strategis universitas untuk menjaring bibit-bibit unggul dan mempersiapkan delegasi mahasiswa agar mampu bersaing pada kompetisi tingkat nasional maupun internasional.
“Sebagai bentuk keseriusan dan dukungan nyata, UMM telah menyiapkan dana pembinaan mencapai ratusan juta rupiah. Kami ingin memastikan setiap minat dan bakat mahasiswa tidak hanya difasilitasi, tetapi juga diapresiasi dan dibina secara berkelanjutan,” katanya.
Nayla Auvara Izzetiyya, salah satu mahasiswa, mengaku sangat antusias dapat berbaur dengan ribuan sivitas akademika. Kegiatan tersebut efektif menghilangkan penat setelah menjalani rutinitas perkuliahan. (edr)