Warga Binaan Lapas Malang Jalani Pemeriksaan Hepatitis hingga Cek Kesehatan
Pemeriksaan kesehatan dan skrining hepatitis bagi warga binaan Lapas Kelas I Malang.--
MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Lapas Kelas I Malang melaksanakan skrining HIV, sifilis, Hepatitis B, Hepatitis C, serta cek kesehatan gratis (CKG) bagi 652 warga binaan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Malang, Kamis 6 Agustus 2026.
Skrining hepatitis dilaksanakan bersamaan dengan rangkaian Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan dipimpin Pengelola Program HIV Dinas Kesehatan Kota Malang, Yenni Ika Erlianti didampingi Plh Kasi Perawatan Lapas Kelas I Malang, Risky Syahputra.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini penyakit sekaligus memastikan hak kesehatan warga binaan tetap terpenuhi. Sasaran kegiatan adalah 652 warga binaan Blok Cenderawasih di lingkungan Lapas Kelas I Malang.
BACA JUGA:Sekjen Imipas Pastikan L'Sima Lapas Malang Beri Layanan Profesional

Mini kidi--
Kepala Lapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, menerangkan skrining kesehatan merupakan langkah preventif untuk menjaga kualitas kesehatan warga binaan serta mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang sehat.
"Kami memastikan setiap warga binaan memperoleh hak pelayanan kesehatan yang optimal. Melalui deteksi, berbagai penyakit dapat diketahui lebih awal. Sinergi dengan Dinas Kesehatan Kota Malang menjadi wujud komitmen menghadirkan layanan kesehatan berkelanjutan," terang Christo.
Ia menambahkan pelaksanaan Mobile Klinik tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan. Namun, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi agar warga binaan memahami pentingnya menjaga kesehatan diri dan menerapkan pola hidup sehat selama menjalani pidana.
BACA JUGA:Wujudkan Pelayanan Prima, Kalapas Malang Canangkan Bulan Membangun SDM 2026

Gempur Rokok Illegal--
Salah seorang warga binaan, MR, mengaku bersyukur dapat mengikuti pemeriksaan kesehatan. Menurutnya, pemeriksaan tersebut memberikan manfaat untuk mengetahui kondisi kesehatannya.
"Terima kasih kepada Lapas Malang dan Dinas Kesehatan Kota Malang. Saya lebih mengetahui kondisi kesehatan saya sendiri. Lebih menjaga kesehatan, menerapkan pola hidup lebih baik," jelasnya. (edr)
Sumber:




