Ingin Mulai Hobi Berkebun? Hindari Kesalahan-Kesalahan Ini

Jumat 29-05-2026,14:39 WIB
Reporter : MG/Nova Pramita Putri Arminand
Editor : Fatkhul Aziz

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Berkebun kini menjadi salah satu hobi yang banyak diminati karena bisa membuat rumah lebih hijau, membantu mengurangi stres, sekaligus memberi kepuasan saat tanaman tumbuh subur. Namun, bagi pemula, hobi ini sering gagal di awal bukan karena tidak berbakat, melainkan karena melakukan kesalahan sederhana yang sebenarnya bisa dihindari.

Memulai berkebun memang terlihat mudah. Cukup membeli pot, tanah, bibit, lalu menyiramnya setiap hari. Namun, kenyataannya tanaman membutuhkan perawatan yang tepat. Salah langkah sedikit saja bisa membuat tanaman layu, busuk, atau bahkan mati sebelum berkembang.

BACA JUGA:Hobi Positif Bantu Tingkatkan Produktivitas Sehari-hari, Ini Alasannya


Mini Kidi Wipes.--

Salah satu kesalahan paling sering dilakukan pemula adalah terlalu sering menyiram tanaman. Banyak orang mengira semakin banyak air, tanaman akan semakin subur. Padahal, air berlebihan justru dapat membuat akar membusuk. Setiap jenis tanaman memiliki kebutuhan air yang berbeda. Tanaman hias daun, sayuran, dan kaktus tentu tidak bisa diperlakukan sama.

Kesalahan berikutnya adalah memilih tanaman tanpa memperhatikan kondisi lingkungan. Banyak pemula membeli tanaman karena tampilannya menarik, tetapi tidak mengecek apakah tanaman tersebut cocok dengan suhu, cahaya, dan ruang yang tersedia di rumah. Akibatnya, tanaman sulit tumbuh karena tidak mendapatkan lingkungan yang sesuai.

BACA JUGA:Bukan Sekadar Iseng, Inilah Alasan Ilmiah Kucing Hobi Menjatuhkan Barang

Selain itu, pemula juga kerap mengabaikan kebutuhan sinar matahari. Tanaman tetap membutuhkan cahaya untuk bertahan hidup. Ada tanaman yang harus terkena sinar matahari langsung, ada pula yang cukup diletakkan di tempat teduh. Karena itu, penting untuk mengetahui karakter tanaman sebelum menempatkannya di teras, halaman, atau dalam ruangan.

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah menggunakan media tanam sembarangan. Tanah biasa belum tentu cocok untuk semua tanaman. Media tanam yang terlalu padat bisa membuat air sulit mengalir dan akar tidak mendapat udara. Campuran tanah, kompos, sekam, atau cocopeat dapat disesuaikan dengan jenis tanaman yang dipilih.

BACA JUGA:Hobi Berkebun Kian Diminati, Barang Bekas Jadi Media Tanam Kreatif

Tidak kalah penting, pemula sering terlalu banyak membeli tanaman sekaligus. Semangat di awal memang wajar, tetapi merawat banyak tanaman tanpa pengalaman justru bisa membuat kewalahan. Lebih baik memulai dari beberapa tanaman yang mudah dirawat, seperti lidah mertua, sirih gading, cabai, tomat, atau kangkung.

Pemupukan juga sering menjadi masalah. Sebagian orang memberi pupuk terlalu sering dengan harapan tanaman cepat besar. Padahal, pupuk berlebihan bisa merusak tanaman. Pupuk sebaiknya diberikan sesuai dosis dan kebutuhan. Tanaman yang baru dipindahkan pun sebaiknya tidak langsung diberi pupuk terlalu banyak.

Berkebun juga membutuhkan kesabaran. Tanaman tidak tumbuh dalam semalam. Kesalahan pemula biasanya muncul karena terlalu sering memindahkan pot, mengganti media tanam, atau mencabut tanaman untuk mengecek akar. Kebiasaan ini justru dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.


Gempur Rokok Illegal--

Bagi yang ingin mulai berkebun, langkah terbaik adalah mengenali jenis tanaman, memahami kebutuhan air dan cahaya, serta merawatnya secara konsisten. Tidak perlu langsung membuat kebun besar. Cukup mulai dari satu atau dua pot, lalu belajar dari prosesnya.

Kategori :