Dinkes Surabaya Investigasi Dua Sekolah Dasar Terkait Dugaan Keracunan Massal Program MBG

Senin 11-05-2026,14:31 WIB
Reporter : Arif Alfiansyah
Editor : Fatkhul Aziz

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya bergerak cepat menangani dugaan kasus keracunan massal yang menimpa belasan siswa sekolah dasar, Senin 11 Mei 2026.

Insiden ini dilaporkan terjadi usai para siswa mengonsumsi paket menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

BACA JUGA:Geger! 71 Siswa SD Pancasila 45 Surabaya Diduga Keracunan MBG, Kepsek: Rasanya Aneh


Mini Kidi Wipes.--

Dua sekolah yang terdampak dalam peristiwa ini adalah SD Pancasila dan SD Tembok Dukuh.

Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, dr Billy Daniel Messakh, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut dan langsung menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan penanganan medis darurat.

BACA JUGA:Enam Anak Diduga Keracunan MBG, Pemkab Kediri Suspend SPPG Tugurejo

"Iya, benar (ada laporan keracunan). Tim saya dari Dinkes sudah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan serta pendataan. Maturnuwun infonya," ujar d  Billy saat dikonfirmasi Memorandum, Senin 11 Mei 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, gejala keracunan mulai dirasakan siswa setelah menyantap makan yang dibagikan melalui program MBG. 

Adapun menu yang dikonsumsi para siswa pada hari tersebut terdiri dari nasi putih, krengsengan daging, tahu goreng, tumis buncis dan wortel dan jeruk baby java. 

BACA JUGA:Usai Dugaan Keracunan Siswa, Postingan Menu MBG SPPG Demangan 4 Madiun Hilang dari Instagram

Tak lama berselang, sejumlah siswa mulai mengeluhkan mual dan pusing, hingga akhirnya harus dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.


Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--

Hingga kini, Puskesmas Tembok Dukuh menjadi pusat penanganan utama. Antrean pasien tampak membludak, terutama di area pelayanan Poli Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). 

Suasana panik dan cemas menyelimuti ruang tunggu saat para orang tua mendampingi anak-anak mereka yang lemas. Selain itu, sebagian siswa dilaporkan telah dirujuk ke RSIA IBI Surabaya.

Kategori :