Ipda Freddy turut memperkuat materi dengan menjelaskan secara rinci risiko hukum serta dampak negatif terhadap masa depan pelajar.
Selain memberikan materi, Rombongan Polresta Malang Kota meninjau dua unit motor rakitan yang dipajang di lobi sekolah. Yakni motor drag dan motor modifikasi bergaya cooper. Momen ini dimanfaatkan sebagai pendekatan untuk mengarahkan minat otomotif siswa ke jalur yang positif dan terarah.
BACA JUGA:Jaga Kondusivitas, Polresta Malang Kota Imbau Pelaksanaan Takbiran Idulfitri 2026 Digelar Khidmat
Sementara itu, Kepala SMKN 10 Kota Malang, Rudi Trisantoso, mengapresiasi perhatian Polresta Malang Kota terhadap dunia pendidikan. Ia berharap edukasi serupa bisa terus berkelanjutan untuk mencegah kenakalan remaja serta membina siswa agar lebih disiplin dan sadar hukum.
Edukasi yang dilakukan Polresta Malang Kota adalah investasi jangka Panjang agar para pelajar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, bukan justru menjadi bagian dari pelanggaran. (edr)