GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Seorang bocah perempuan di Gresik harus mendapatkan evakuasi dari petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Gresik setelah jarinya tersangkut gagang pintu toilet, Selasa 21 April 2026.
Pelajar sekolah dasar tersebut diantarkan langsung oleh orang tuanya ke Markas Damkar Pos Kota di Kecamatan Kebomas dalam kondisi jari masih terjepit.
Gagang pintu berbahan logam tersebut masih melingkar di jari telunjuk korban bahkan nampak mulai mengalami pembengkakan yang cukup serius.
BACA JUGA:Aniaya dan Bacok Pegawai, Bos Koperasi di Gresik Diamankan Polisi
Kepala DPKP Gresik Suyono menjelaskan bahwa gagang pintu tersebut tersangkut saat korban sedang bermain di sekitar area kamar mandi rumahnya.
BACA JUGA: Jadikan Surabaya Pusat Layanan Medis Dunia, Wali Kota Eri Cahyadi Resmikan Medical Tourism
"Korban tidak sengaja memasukkan jari ke dalam lubang gagang pintu sehingga menyangkut dan tidak dapat ditarik kembali secara mandiri," terang dia.
Mini Kidi Wipes.--
Orang tua korban merasa khawatir setelah mengetahui kondisi jari anaknya mulai membengkak sehingga langsung mencari bantuan ke petugas pemadam kebakaran.
Petugas DPKP Gresik segera melakukan tindakan penyelamatan dengan memotong gagang pintu tersebut menggunakan alat pemotong gerinda.
Selama proses pemotongan petugas menggunakan alas pelat besi tipis untuk melindungi kulit jari korban dari gesekan serta panas mesin gerinda.
Proses pemotongan berlangsung cukup cepat dan hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit hingga gagang pintu tersebut berhasil dilepaskan dari jari korban.
“Sekitar 10 menit, petugas berhasil memotong gagang yang tersangkut dan mengeluarkan jari korban,” tandasnya.
Setelah evakuasi berhasil jari korban segera mendapatkan penanganan awal guna memastikan tidak ada luka serius akibat jepitan logam tersebut.
Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--
Suyono meminta masyarakat untuk tidak sungkan meminta bantuan kepada DPKP Gresik saat mengalami kondisi kedaruratan di lingkungan rumah.
Warga dapat melaporkan berbagai kejadian darurat melalui kanal resmi Damkar Gresik atau layanan Call Center Gresik AKAS 112.
Layanan penyelamatan ini diberikan secara gratis sebagai bentuk komitmen DPKP Gresik dalam memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakat luas. (rez)