Pemerintah Konsolidasikan 15 BUMN Logistik Jadi Satu Entitas

Selasa 07-04-2026,21:56 WIB
Reporter : Achmad Syaiku
Editor : Aris Setyoadji

JAKARTA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah melalui Badan Pengaturan BUMN menargetkan konsolidasi 15 BUMN sektor logistik menjadi satu entitas dalam waktu satu bulan, Selasa 7 April 2026.


Mini Kidi Wipes.--

Kepala BP BUMN, Dony Oskaria mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari transformasi bisnis untuk memperkuat daya saing BUMN.

"Kita akan mengonsolidasikan 15 BUMN logistik, sudah mulai prosesnya. InsyaAllah juga dalam satu bulan ini akan selesai dan akan kita announce 15 perusahaan menjadi satu perusahaan logistik nasional," ujarnya.

BACA JUGA:Uji B50 Sukses, Indonesia Makin Dekat dengan Swasembada Energi

Dony Oskaria menjelaskan konsolidasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan manfaat BUMN logistik bagi masyarakat.

Sebelumnya, PT Pos Indonesia direncanakan menjadi perusahaan jangkar dalam proses konsolidasi tersebut.

Perusahaan itu akan membawahi anak usaha di ekosistem logistik seperti PT Semen Indonesia Logistik, PT Pupuk Indonesia Logistik, dan PT KAI Logistik.

BACA JUGA:Produksi Ikan Nasional Diproyeksikan Capai 10,57 Juta Ton hingga Akhir 2026

Dony menambahkan konsolidasi ini merupakan bagian dari restrukturisasi BUMN yang ditargetkan rampung tahun ini.

Menurutnya, langkah tersebut akan mengoptimalkan kemampuan bisnis serta menciptakan proses yang lebih efektif dan efisien.

"InsyaAllah mudah-mudahan semakin cepat proses transformasi BUMN dan semakin terasakan manfaatnya oleh masyarakat Indonesia," imbuhnya.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menekankan pentingnya rasionalisasi jumlah BUMN melalui restrukturisasi.

Dony Oskaria menilai langkah tersebut dapat meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat daya saing di tingkat global.

BACA JUGA:Pemerintah Guyur Insentif ke Maskapai, INACA: Tepat Sasaran dan Dibutuhkan

Menurutnya, efektivitas konsolidasi telah terbukti melalui pembentukan Badan Pengelola Investasi Danantara yang mencatat return on asset tinggi.

"Jadi, premis kita ternyata benar. Konsolidasi satu manajemen dengan rasional, dengan standar-standar terbaik dunia, return on asset saya terima di atas 300 persen," ujar Prabowo. (–)

Kategori :