Pedagang Melon di Pasar Gede Solo Rasakan Dampak Ekonomi dari Program MBG

Minggu 05-04-2026,22:29 WIB
Reporter : Achmad Syaiku
Editor : Udin

SOLO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pedagang buah di Pasar Gede Hardjonagoro Solo merasakan peningkatan ekonomi setelah melon menjadi salah satu komoditas utama dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sugeng (44), pedagang buah yang telah berjualan selama 24 tahun, mengatakan melon menjadi buah yang paling banyak dibeli oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“MBG ambilnya di sini banyak. (Buah yang paling banyak dibeli) melon,” ujarnya.

BACA JUGA:Penantian 15 Tahun, Jembatan Sasak di Boyolali Kini Dibangun Jadi Beton

Ia menjelaskan buah yang dijual berasal dari petani di berbagai daerah seperti Jombang, Boyolali, dan Madiun. Dalam sehari, penjualan melon dari lapaknya mencapai 2 hingga 4 ton.


Mini Kidi Wipes.--

Menurutnya, program MBG turut mendorong kenaikan harga buah sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi pedagang. “Ada peningkatan. Harga mulai bagus,” katanya.

Ia menilai program MBG tidak hanya menguntungkan pedagang, tetapi juga membantu kesejahteraan petani.

“Enaknya dilanjut. Mungkin petani hidupnya agak meningkat karena harganya juga bagus. Ada peningkatan,” ucap Sugeng.


Gempur Rokok Ilegal -----

Ia juga menyampaikan apresiasi atas program tersebut karena memberikan manfaat luas bagi berbagai pihak.

“Makasih Pak Prabowo. Kalau sudah ada MBG petani juga ikut senang, penjual ikut senang, semua ikut senang,” tutupnya. 

 

Kategori :